<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Penerapan Standar Operasional Prosedur (Sop) Dan Work Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Sektor Anugerah Perkasa Di Kota Tangerang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">.</mods:namePart><mods:namePart type="family">MUHAMAD FAIZ MUZIANA</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan standar operasional &#13;
prosedur dan work life balance terhadap kinerja karyawan pada PT Sektor &#13;
Anugerah Perkasa baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian &#13;
menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik sampling &#13;
menggunakan sampel jenuh sebanyak 42 responden. Teknik analisis data &#13;
menggunakan: uji instrumen data, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, &#13;
regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi. Uji hipotesis &#13;
menggunakan uji t dan uji F. Hasil analisis menunjukkan: Penerapan standar &#13;
operasional prosedur secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap &#13;
kinerja karyawan dengan persamaan regresi linear sederhana Y = 18,323 + 0,540X₁. &#13;
Nilai koefisien korelasi sebesar 0,691 artinya memiliki tingkat hubungan kuat dan &#13;
koefisien determinasi sebesar 47,7% artinya kinerja dipengaruhi oleh penerapan &#13;
standar operasional prosedur sebesar 47,7%. Hal ini dibuktikan dengan uji t &#13;
diperoleh nilai t hitung &gt; t tabel (6,043 &gt; 2,022) dan diperkuat oleh nilai signifikan&#13;
&lt; 0,05 (0,000 &lt; 0,05). Work life balance secara parsial berpengaruh positif dan &#13;
signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh persamaan regresi linear &#13;
sederhana Y = 21,828 + 0,783X₂. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,761 artinya &#13;
memiliki hubungan kuat dan koefisien determinasi sebesar 57,9% artinya kinerja &#13;
dipengaruhi oleh work life balance sebesar 57,9%. Hal ini dibuktikan dengan uji t &#13;
diperoleh nilai t hitung &gt; t tabel (8,744 &gt; 1,671) dan diperkuat oleh nilai signifikansi&#13;
&lt; 0,05 (0,000 &lt; 0,05). Hasil penelitian penerapan standar operasional prosedur dan &#13;
work life balance secara simultan terhadap kinerja karyawan, ditunjukan oleh &#13;
persamaan regresi linear berganda Y = 19,617 + 0,118X₁ + 0,650X₂, nilai koefisien &#13;
korelasi sebesar 0,765 artinya memiliki tingkat hubungan yang kuat dan koefisien &#13;
determinasi sebesar 58,6% artinya kinerja dipengaruhi oleh penerapan standar &#13;
operasional prosedur dan work life balance sebesar 58,6%. Hal ini dibuktikan &#13;
dengan hasil uji hipotesis uji F diperoleh nilai F hitung &gt; F tabel (27,547 &gt; 3,24) &#13;
dan diperkuat dengan nilai signifikansi &lt; 0,05 (0,000 &lt; 0,05). Dengan demikian &#13;
terbukti bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HB Economic Theory</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pamulang;Fakultas Ekonomi dan Bisnis</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>