Analisis Koordinasi Sistem Relai Proteksi Pada Jaringan Distribusi 20 KV PENYULANG EYANG DI PT. PLN (PERSERO) UP3 LENTENG AGUNG

MUHAMAD RIZAL ABDULLAH, . (2021) Analisis Koordinasi Sistem Relai Proteksi Pada Jaringan Distribusi 20 KV PENYULANG EYANG DI PT. PLN (PERSERO) UP3 LENTENG AGUNG. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (460kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (661kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (155kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (616kB)

Abstract

Penyulang eyang merupakan jaringan tenaga listrik 20kV yang beroperasi pada wilayah kerja PT. PLN (Persero) UP3 Lenteng Agung berkonfigurasi spindel yang didalamnya dibagi menjadi 3 zona proteksi. Berasarkan data tahun 2020 bahwasannya koordinasi sistem proteksi antara kedua CBO penyulang eyang tidak bekerja dengan baik. Kegagalan ini disebabkan kurang tepatnya nilai settingan relai proteksi dari kedua CBO penyulang. Maka dilakukan analisa ulang terhadap koordinasi sistem proteksi pada jaringan distribusi penyulang eyang. Tujuannya untuk meningkatkan kehandalan proteksi pada jaringan tenaga listrik di penyulang eyang. Metode yang digunakan untuk menganalisa koordinasi proteksi menggunakan metode perhitungan ulang nilai arus lebih dan TMS (Time Multiple Setting) pada Over Current Relay dan Ground Fault Relay, serta kemudian dilakukan pengujian simulasi sistem menggunakan software ETAP 19 dimana pengujian dilakukan dengan menempatkan titik arus gangguan pada masing-masing zona proteksi. Dari hasil perhitungan didapat pengaturan nilai TMS pada relai OC dan relai GF pada sisi kubikel CBO JGK2 adalah 0,12 dan 0,09 serta pengaturan nilai TMS pada relai OC dan relai GF pada sisi kubikel CBO RG193 adalah 0,09 dan 0,06. Dari hasil pengujian didapat ketika terjadi sumber gangguan pada zona 3 menunjukan koordinasi OCR dan GFR sudah baik yaitu circuit breaker dapat trip secara berurutan dari titik terdekat dengan gangguan hingga menuju sumber arus. Hal ini ditunjukkan dengan hasil kurva simulasi dari hasil pengujian yang tidak saling tumpang tindih dan memiliki margin waktu kerja antara 0.2 – 0.4 detik. Hal ini membuktikan bahwa sistem proteksi sudah bekerja dengan baik karena sudah sesuai dengan ketentuan IEEE 242-1986 yang mengatakan bahwa waktu yang diperlukan untuk relai untuk dapat mengirimkan sinyal trip kepada circuit breaker agar bekerja dengan baik standarnya yaitu 0.2 – 0.4 detik. Sehingga dapat dipastikan bahwasannya pada 1 penyulang yang sama dapat di pasang 2 CBO Penyulang sekaligus berdasarkan standar perhitungan yang ada dalam penelitian.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 12 May 2022 03:19
Last Modified: 12 May 2022 03:19
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/9673

Actions (login required)

View Item View Item