Faisal Adriansyah, . and Sudarma, . (2016) Pra-Rancangan P-Xylene Dari Isobutanol Kapasitas 250.000 Ton/Tahun. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
Cover & DAFTAR ISI.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (847kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (574kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
BAB V .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) |
Abstract
p-xylene dibuat dengan 3 proses reaksi dan 2 proses pemurnian. Pada reaktor 1 Isobutanol direaksikan menggunakan katalis gamma alumina dan menghasilkan produk IsoButena, 1-Butena, 2-Butena dan air. Konversi isobutanol sebesar >99,8 % dengan waktu reaksi 12 menit. Gas Isobutena, 1-butena dan 2-butena dicampurkan dengan gas isobutana dari tangki penyimpanan gas pada mixed point. Gas isobutana ini hanya digunakan sebagai diluent reaktan untuk reaktor 2 dan tidak ikut bereaksi, dengan perbandingansebesar 50% : 50%. Pada reaktor 2 cairan reaktan dan diluent direaksikan dengan menggunakan katalis amberlyst 35 dalam reactor pada suhu 120oC dan tekanan 500 psig. Produk keluaran reaktor 2 adalah cairan isooctena, dodecena, dan sisa reaktan dan diluent yang tidak bereaksi. Gas isooctena kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu 210 oC. Gas isooctena ini kemudian direaksikan dalam reactor dengan katalis chromium doped oxide alumina pada suhu 525 oC dan tekanan 1 atm. Produk keluaran reaktor 3 adalah gas p-Xylene (komponen utama), o-Xylene, hydrogen dan sisa isooctena yang tidak bereaksi. Reaktor yang digunakan adalah fixed bed multitube. Cairan p-Xylene, o-Xylene dan isooctena keluaran bottom produk gas liquid separator didinginkan untuk mengkondisikan umpan masuk distilasi 1. Umpan masuk pada tray ke 8 dari bagian atas dimana didalam distilasi 1 p-Xylene, o-Xylene dan isooctena dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih. Seluruh isooctena dan sebagian kecil p-Xylene dan o-Xylene dikeluarkan sebagai top produk distilasi yang kemudian di recycle kembali sebagai umpan reaktor. Sebagian besar p-Xylene dan o-Xylene dikeluarkan sebagai bottom produk distilasi dan merupakan umpan masuk distilasi 2. Umpan ini masuk padat ray ke 15 dari bagian atas dimana didalam distilasi 2 p-Xylene dan o-Xylene dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih. Sebagian besar o-Xylene dan sebagian kecil p-Xylene dikeluarkan sebagai bottom produk distilasi 2 yang kemudian disimpan dalam tangki penyimpanan o-Xylene sebagai produk samping. Sebagianbesar p-Xylene dan sebagian kecil o-Xylene dikeluarkan sebagai top produk distilasi yang kemudian disimpan dalam tangki penyimpanan p-Xylene sebagai produk utama dengan kemurnian produk sebesar 99,5 % p-Xylene dan 0,5 % o-Xylene. Perhitungan evaluasi ekonomi memberikan hasil modal tetap yang dibutuhkan adalah sebesar Rp4.054.752.164.333 dengan Break Even Point 37,39%, Internal rate of investment 34,49 % dan Minimum payback period 5 tahun 2 bulan. Dari hasil analisa ekonomi, disimpulkan bahwa pabrik p-Xylene ini layak didirikan. Kata kunci : Isobutanol, Isobutana, Dehidrasi, Oligomerisasi, Dehidrosiklisasi, p-Xylene, o-Xylene.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
| Depositing User: | Andika Rizky Nugraha |
| Date Deposited: | 02 May 2019 06:02 |
| Last Modified: | 02 May 2019 06:02 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/6639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
