Puji Parwati, . (2018) Pengujian Pengaruh Arus Pengelasan Terhadap Kekuatan Puntir Pada Pengelasan Baja Dengan Metode Las Smaw. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (639kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (556kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) |
Abstract
Baja (steel) merupakan logam yang sering digunakan didunia industri, hal ini karena baja memiliki keuntungan diantaranya pembuatannya mudah dan ekonomis. Baja adalah bentuk perpaduan suatu logam dengan logam induk besi (Fe). Baja-baja yang digunakan pada konstruksi umumnya memiliki spesifikasi tegangan yang jelas salah satu baja yang sering dijumpai yakni St 41. Salah satu aplikasi pengelasan Baja (steel) adalah Shield Metal Arc Welding(SMAW). Pengelasan Shield Metal Arc Weldingadalah proses pengelasan dimana sebuah elektroda berlapis kandungan carbon, digunakan untuk mengelas atau menggabungkan suatu material logam baja. Komposisi elektoda terdiri dari logam inti dan fluks pelindung. Kekuatan hasil pengelasan dipengaruhi oleh tegangan busur, besar arus, kecepatan pengelasan, besarnya penembusan dan polaritas listrik. Penentuan besarnya arus dalam penyambungan logam menggunakan las busur mempengaruhi efisiensi pekerjaan dan bahan las. Untuk mengetahui kekuatan suatu material dilakukan pengujian baik itu merusak maupun tidak merusak. Salah satu pengujian yang dapat dilakukan adalah Uji Puntir yakni pengujian terhadap bahan-bahan getas seperti baja-baja untuk perkakas untuk menilai kemampuan tempaan suatu bahan. Pada penelitian ini penentuan besar arus mengambil 100 A, 130 A dan 160 A. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, adapun nilai yang dihasilkan kelompok variasi raw material. Momen Puntir ( ) = 95.12 N.m, Tegangan Geser(τ)= 581.7737 Mpa, Modulus (G) = 3.24 Mpa/rad dan regangan geser (γ) = 179,50 rad. Adapun nilai yang dihasilkan kelompok variasi 100 A. Momen Puntir ( ) = 95,12 N.m, Tegangan Geser(τ)= 581,7737 Mpa, Modulus (G) = 3,24 Mpa/rad dan regangan geser (γ) = 179,50 rad. Adapun nilai yang dihasilkan kelompok variasi 130 A. Momen Puntir ( ) = 111,04 N.m N.m, Tegangan Geser(τ)= 679,1437 Mpa, Modulus (G) = 3,80 Mpa/rad dan regangan geser (γ) = 178,71 rad. Adapun nilai yang dihasilkan kelompok variasi arus 160 A. Momen Puntir ( ) = 114,96 N.m N.m, Tegangan Geser(τ)= 703,1193 Mpa, Modulus (G) = 3.93 Mpa/rad dan regangan geser (γ) = 178,80 rad. Kata kunci : Pengujian material, Uji puntir, Baja St 41, Variasi arus las
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Depositing User: | Abdurahman Saleh |
| Date Deposited: | 10 Nov 2018 02:36 |
| Last Modified: | 10 Nov 2018 02:36 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/6008 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
