Tomas Fauzan, . (2018) Analisis Kekuatan Mekanik Hasil Pengelasan Dengan Variasi Ampere Pada Besi Bajast41. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (698kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (564kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (131kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (358kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (85kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (547kB) |
Abstract
ANALISIS KEKUATAN MEKANIK HASIL PENGELASAN DENGAN VARIASI AMPERE PADA BESI BAJA ST41 Pengujian ini bertujuan mengetahui kekuatan impact dan vickers pada pengelasan besi baja tipe ST41, dengan memvariasikan ampere dan perbandingan tanpa las. Penelitian ini menggunakan bahan besi baja ST41 dengan kandungan (C 0,10 %) yang merupakan baja karbon sedang, las yang digunakan adalah SMAW (shielded metal arc welding), jenis elektroda yang digunakan adalah E 6013 dan arus listrik bervariasi. Jenis sambungan yang digunakan adalah sambungan V. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian untuk mengetahui sifat hasil las dan tanpa las (uji impact, uji kekerasan vickers) dan struktur mikro-nya. Nilai energi impact tertinggi pada hasil lasan dengan ampere 95 yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 104,618 (Joule) dan hargaimpact 1,31 (Joule/mm2).Nilai terendah terdapat pada hasil lasan dengan ampere 85 yaitu sebesar 95,472 (Joule), dan hargaimpact 1,19 (Joule/mm2). Hasil spesimen dengan ampere 85 lebih kecil dibandingkan dengan spesimen lain. Hal ini dikarenakan hasil spesimen yang telah dilas pada pengujian impact. Nilai kekerasan vickers ST14 tanpa pengelasan dan dengan menggunakan variasi pengelasan ampere. Dari sampel keseluruhan terjadi penaikan di ampere 95 dengan nilai kekerasan 200,14 HVN yang semakin tinggi, tetapi pada ampere 85 dan ampere 90 mengalami penurunan sebesar 150,49 HVN dan182,85 HVN bila dibandingkan dengan tanpa pengelasan sebesar 184,19 HVN. Pengematan dibagian permukaan yang terkena las, terlihat didaerah hasil las terdapat fasa ferit dan perlit yang didominasi butir-butir yang berwarna putih (terang), sedangkan fasa perlit lebih sedikit berwarna gelap. Butir ferit cenderung lebih halus sedangkan butir perlit lebih kasar. Butir perlit cenderung keras karena mengandung karbon, sedangkan butir ferit cenderung lunak. Kata Kunci : Besi baja ST 41, Elektroda 6013, Ampere, sifat Mekanik dan Struktur Mikro
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Depositing User: | Abdurahman Saleh |
| Date Deposited: | 27 Oct 2018 01:55 |
| Last Modified: | 27 Oct 2018 01:55 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/5989 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
