Hak Cipta Dalam Karya Perfilman Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (Analisis Putusan Nomor: 305 K/Pdt.Sus-Hki/2014/Pn.Niaga Jkt.Pst)

Intan Nurul Ariffiani, . (2016) Hak Cipta Dalam Karya Perfilman Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (Analisis Putusan Nomor: 305 K/Pdt.Sus-Hki/2014/Pn.Niaga Jkt.Pst). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (891kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)

Abstract

INTAN NURUL ARIFFIANI, 2012020330, “HAK CIPTA DALAM KARYA PERFILMAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA (Analisis Putusan Nomor: 305 K/Pdt.Sus-HKI/2014/PN.NIAGA JKT.PST).” Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh kasus pencekalan pemutaran film Soekarno oleh Rahmawati Soekarnoputri. Dikarenakan beberapa pihak dirasa telah melanggar Hak Cipta atas Naskah dalam pembuatan film tersebut. Kasus ini diperkarakan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berdasarkan putusan Nomor 305 K/Pdt.Sus-HKI/2014/PN.NIAGA JKT.PST. Selaku penggugat yaitu Rahmawati Soekarnoputri melawan PT. Tripar Multivision sebagai tergugat I, Ram Jethmal Punjabi selaku tergugat II, dan Hanung Bramantyo selaku tergugat III. Dalam gugatannya, Rachmawati mengklaim bahwa ian sebagai pencipta naskah dalam film tersebut, namun para tergugat mengajukan ksepsi atas dasar Penggugat sebagai pencipta naskah film. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan yang dikaji penulis adalah apakah suatu karya berbentuk film merupakan hak cipta ditinjau dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan apakah alasan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membatalkan putusan dengan nomor perkara 93/Pdt/Sus HAK-CIPTA/2013/PN.NIAGA JKT.PST. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui suatu karya berbentuk film merupakan hak Cipta menurut Undang-Undang Nomor 28 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan alasan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membatalkan putusan dengan nomor perkara 93/Pdt/Sus HAK-CIPTA/2013/PN.NIAGA JKT.PST. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kepustakaan yaitu cara untuk memperoleh data yang bersifat teoritis terhadap bahan-bahan kepustakaan berupa buku-buku atau bahan lainnya yang berhubungan dengan skripsi yang ditulis sehingga diperoleh data sekunder. Dalam kasus ini Rachmawati hanya sebagai narasumber referensi yang memberikan saran sesuai perjanjian kedua belah pihak. Dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta tidak ada perlindungan atas ide saja tanpa ada perwujudan nyata dari ide tersebut. Naskah film Soekarno juga berbeda dari Naskah Dharma Pagelaran Gita maha Guru. Saran dari penulis adalah diharapkan kepada para pihak khususnya Rachmawati untuk memperhatikan alasan apakah dalil yang diajukan sudah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Bagi para penegak hukum khususnya Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebaiknya sebelum memutusksan perkara agar memeriksa dengan teliti apakah gugatan yang diajukan sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan agar tidak terjadi suatu ketimpangan dalam memutuskan perkara.

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Rizdwan Gunawan
Date Deposited: 13 Oct 2018 02:20
Last Modified: 13 Oct 2018 02:20
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/5872

Actions (login required)

View Item View Item