Analisis Proses Pemotongan Material Polymer Dan Alumunium Berdasarkan Crater Yang Dihasilkan Menggunakan Laser Kontinyu

Ahmad Syahrul, . (2017) Analisis Proses Pemotongan Material Polymer Dan Alumunium Berdasarkan Crater Yang Dihasilkan Menggunakan Laser Kontinyu. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (509kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (521kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7kB)
[img] Text
JURNAL .pdf
Restricted to Registered users only

Download (821kB)

Abstract

Telah dilakukan proses intraksi laser dengan beberapa material tertentu. Jenis laser yang digunakan laser kontinyu, yaitu laser CO2 dengan panjang gelombang 10,6 Hz. Material yang digunakan adalah alumunium, silicon rubber, plastik, dan acrylic. Masing-masing material akan berinteraksi dengan laser dengan daya dan waktu interaksi yang berbeda-beda berdasarkan jenis material yang digunakan. Proses interaksi dilakukan pada titik fokus dan defokus masing- masing laser. Pada laser CO2 titik fokus terletak 5 cm dan defokus 7 cm di depan lensa. Terjadi atau tidaknya intraksi laser CO2 kontinyu pada material dapat dilihat melalui crater yang dihasilkan. Masing-masing bahan material yang digunakan mempunyai sifat fisis yang berbeda-beda. Pada proses intraksi laser dengan material ini, sifat fisis material yang paling berpengaruh adalah titik leleh material. Titik leleh silicon rubber, yaitu 1410oC lebih tinggi dibandingkan bahan acrylic memiliki titik leleh 160oC dan plastik memiliki titik leleh 115-125oC. Semakin tinggi titik leleh bahan maka daya yang digunakan juga semakin besar dan waktu interaksi juga semakin lama. Laser CO2 yang digunakan berdaya ± 8 watt, sehingga dalam proses intraksi tidak cukup untuk berintraksi dengan bahan alumunium yang membutuhkan daya ± 2 kW. Pengukuran diameter crater menggunakan program image raster pada pada perangkat software optilab dengan uji mikroskop. Ukuran diameter crater yang dihasilkan bergantung pada keluaran daya laser, waktu, titik fokus defokus laser dan jenis bahan material yang digunakan. Sehingga diketahui bahwa silicon rubber membutuhkan daya paling tinggi dan waktu terlama sehingga ukuran diameternya lebih lebar dibandingkan bahan material plastik dan acrylic. Kata Kunci : Laser, crater dan sifat material

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Depositing User: Abdurahman Saleh
Date Deposited: 06 Oct 2018 01:27
Last Modified: 06 Oct 2018 01:27
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/5753

Actions (login required)

View Item View Item