Kecelakaan Di Perlintasan Sebidang Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 36 Tahun 2011 Tentang Perpotongan Dan/Atau Persinggungan Antara Jalur Kereta Api Dengan Bangunan Lain Studi Kasus Perlintasan Kereta Api Parungpanjang -Tanah Abang Desa Kabasiran

Fina Dwi Agustina, . (2016) Kecelakaan Di Perlintasan Sebidang Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 36 Tahun 2011 Tentang Perpotongan Dan/Atau Persinggungan Antara Jalur Kereta Api Dengan Bangunan Lain Studi Kasus Perlintasan Kereta Api Parungpanjang -Tanah Abang Desa Kabasiran. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)

Abstract

FINA DWI AGUSTINA, NIM. 2012020377, “KECELAKAAN DI PERLINTASAN SEBIDANG BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 36 TAHUN 2011 TENTANG PERPOTONGAN DAN/ATAU PERSINGGUNGAN ANTARA JALUR KERETA API DENGAN BANGUNAN LAIN (Studi Kasus : Perlintasan Kereta Api Parungpanjang-Tanah Abang Desa Kabasiran)” Pembangunan disegala bidang sangat butuh perhatian untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 adalah tujuan nasional Bangsa Indonesia. Salah satu sektor yang sangat penting untuk mewujudkan tujuan nasional tersebut adalah transportasi. Transportasi merupakan unsur terpenting pada sebuah negara transportasi jalan raya dan transportasi kereta api secara bersama-sama mendukung mobilitas manusia baik di dalam maupun di luar kota. Seiring dengan perkembangan jaman setiap daerah pasti mengalami perkembangan/ pembangunan sehingga di mungkinkan menimbulkan terdapatnya akses jalan baru yang terkadang kala paralel jalurnya atau berpotongan pada suatu lokasi tertentu yang sering disebut dengan perlintasan sebidang. Dengan frekuensi perjalanan kereta api yang semakin tinggi apalagi disertai dengan pembangunan double track kereta api kecelakaan di perlintasan sebidang jalan tidak berpalang pintu/tidak dijaga mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hambatan dan permasalahan-permasalahan yang terjadi di perlintasan sebidang yang dapat menimbulkan kecelakaan di Desa Kabasiran, Kabupaten Bogor. Saat melintasi perlintasan sebidang untuk menghindari kecelakaan dan memberi tanda pada para pengendara yang melintas bahwa akan ada kereta yang melintas juga sangat di perlukan untuk menunjang keselamatan para pengendara. Kesadaran pengendara saat akan melintasi perlintasan sebidang juga sangat diperlukan, untuk menghindari kecelakaan karena jika terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang maka siapa yang akan bertanggung jawab. Apa yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang? Untuk menjawab masalah tersebut maka metode yang penulis gunakan adalah menggunakan penelitian hukum normative yaitu dengan melakukan penelitian kepustakaan yakni penelitian yang dilakukan dengan meneliti bahan-bahan kepustakaan, khususnya perundang-undangan dan kepustakaan hukum yang berkaitan dengan perlintasan sebidang, dan penelitian hukum empiris dengan melakukan wawancara langsung dengan obyek yang berhubungan. Dengan permasalahan yang begitu kompleks ditambah tingkat kesadaran masyarakat yang sangat rendah dalam berlalulintas, tercermin dengan sering terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa. Agar tidak terjadi peningkatan kecelakaan pemerintah maupun pemerintah daerah seharusnya memperhatikan kelayakan dan kelengkapan fasilitas umum penunjang keselamatan dalam perlintasan sebidang.

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Rizdwan Gunawan
Date Deposited: 04 Oct 2018 04:01
Last Modified: 04 Oct 2018 04:01
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/5655

Actions (login required)

View Item View Item