“Analisa Dimensi Hasil Reamer Menggunakan Profil Prjector“

Abdul Syukur, . (2017) “Analisa Dimensi Hasil Reamer Menggunakan Profil Prjector“. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.docx
Restricted to Registered users only

Download (806kB)
[img] Text
BAB I.docx
Restricted to Registered users only

Download (27kB)
[img] Text
BAB II.docx
Restricted to Registered users only

Download (371kB)
[img] Text
BAB III.docx
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB IV.docx
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB V.docx
Restricted to Registered users only

Download (21kB)
[img] Text
JURNAL.docx
Restricted to Registered users only

Download (436kB)

Abstract

Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat pemotong yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah operasi menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran-kerja dengan menggunakan pemotong berputar yang disebut bor dan memiliki fungsi untuk membuat lubang. Lubang hasil pengeboran kadang-kadang hasilnya masih kasar atau saat hendak dimasukkan batang atau benda pasangannya tidak cukup longgar (sesak), maka untuk mengatasi hal seperti ini diperlukan adanya perluasan lubang menggunakan alat reamer. Untuk mendapatkan ukuran yang pas maka pekerja sebaiknya mengebor dengan ukuran 0,1 – 0,5 mm lebih kecil dari diameter lubang yang telah ditentukan kemudian diperluas menggunakan reamer. Banyaknya bahan yang dilepas oleh peluas lubang tergantung pada ukuran lubang danbahan yang dipotong, 0,38 mm adalah rata-rata yang baik. Serta pengukuran menggunakan alat ukur yang menggunakan perangkat optikal untuk mempermudah pengukuran dimesi yang sulit dilihat dengan mata langsung, disini adalah Profile projector (optical comparator / shadowgraph) perangkat pengukuran optikal yang memperbesar permukaan objek kerja dan diproyeksikan dalam skala linier/sirkular. Profile projector memperbesar profil benda kerja ke dalam sebuah layar menggunakan tipe pencahayaan diascopic illumination. Dimension benda dapat diukur langsung dari layar atau dibandingkan dengan referensi standar perbesaran. Agar akurat, saat pengukuran jangan mengubah sudut pandang (perspektif) obyek. Layar yang ada mampu diputar sejauh 360 derajat untuk menyesuaikan dengan tepi obyek yang tampil pada layar. Pengukuran dan perhitungan dilakukan melalaui titik-titik posisi yang ditampilkan melalui sebuah perangkat digital (data processor). Episcopic lighting digunakan untuk mengukur fitur seperti bores, bosses, pockets, pads dll. Komputerisasi dapat ditambahkan pada profile projector system untuk determinasi, mengurangi human error yang terjadi. Kata kunci : Mesin bor, Pengukuran dimensi.

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Rizdwan Gunawan
Date Deposited: 20 Sep 2018 09:48
Last Modified: 20 Sep 2018 09:48
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/5151

Actions (login required)

View Item View Item