Syaifullah, . (2016) Penerapan restorative justice dalam penyelesaian Tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Anak-anak di tinjau dari hukum positif indonesia Serta melalui kerapan adat nagari di koto tengah Padang sumatera barat. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.doc Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB I.doc Restricted to Registered users only Download (146kB) |
|
|
Text
BAB II.docx Restricted to Registered users only Download (40kB) |
|
|
Text
BAB III.docx Restricted to Registered users only Download (31kB) |
|
|
Text
BAB IV.docx Restricted to Registered users only Download (37kB) |
|
|
Text
BAB V.docx Restricted to Registered users only Download (15kB) |
Abstract
SYAIFULLAH, 2014740023, PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK-ANAK DITINJAU DARI HUKUM POSITIF SERTA MELALUI KERAPATAN ADAT NAGARI DI KOTO TANGAH PADANG SUMATERA BARAT. Kerapatan AdatNagari (KAN) merupakan lembaga adat tertinggi di nagari, tempat berhimpunnya penghulu di nagari yang disebut Ninik Mamak. Lembaga adat ini keberadaanya seiring dengan berdirinya suatu nagari dengan nama yang berbeda-beda di masing-masing nagari. Permasalahan bagaimanakah penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh anak-anak melalui Kerapatan Adat Nagari di Koto Tangah Padang Sumatera Barat serta bagaiamanakah kekuatan hukum KAN Koto Tangah Padang - Sumatera Barat ditinjau dari Hukum Positif dalam penyelesaian tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh anak. Dalam melakukan penelitian, metode yang digunakan adalah penelitian normative, tipe penelitianya itu penelitian kepustakaan dilakukan untuk mendapatkan data sekunder melalui studi kepustakaan dan studi dokumen.Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder, dimana data yang diperlukan dalam penelitian ini sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian, penulis memilih lokasi Koto Tangah Nagari Sumatera Barat, Analisis data dilakukan terhadap data yang bersumber dari pengetahuan dan pengalaman responden yang diperoleh langsung dari responden di lapangan melalui wawancara dengan pihak KAN. Kesimpulan yang didapat adalah Penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh anak-anak melalui Kerapatan Adat Nagari di Koto Tangah Padang Sumatera Barat Konsep merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri serta Kekuatan hukum KAN Koto Tangah Padang - Sumatera Barat ditinjau dari Hukum Positif dalam penyelesaian tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh anak diawali dengan pembentukan KAN, belum ada aturan hukum yang spesifik memberikan kekuatan hukum kepada Kerapatan Adat Nagari untuk mengadili perkara pidana, namun demikian terdapat asas oportunitas yang bisa dijadikan dasar bagi pembuat keputusan (jaksa agung), sebagaimana terdapat dalam Hukum Pidana Formil kita mengenal asas oportunitas yang diaplikasikan dalam UU No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, pasal 35 (c) yang berbunyi: “Jaksa Agung mempunyai tugas dan wewenang “mengenyampingkan perkara demi kepentingan umum.” Perkara pidana pembunuhan oleh anak yang ditangani oleh Kerapatan Adat Nagari adalah salah satu yang patut dikesampingkan demi kepentingan umum, karena jika ditangani secara hukum pidana berdasarkan KUHAP akan berpotensi mengakibatkan kekacauan dan lebih banyak pidana yang akan terjadi, sehingga Kerapatan Adat Nagari mengambil perkara tersebut guna mencegah kekacauan yang lebih luas. Kata Kunci :Restorative Justice, Pembunuhan, Anak, KerapatanAdatNagari
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Abdurahman Saleh |
| Date Deposited: | 15 Sep 2018 03:16 |
| Last Modified: | 15 Sep 2018 03:16 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/4965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
