Perubahan Gaya Bahasa Lirik Lagu Dalam Album Cinema Story Dan Album Masa Demi Masa Karya Ada Band

Siti Badriyah, . (2017) Perubahan Gaya Bahasa Lirik Lagu Dalam Album Cinema Story Dan Album Masa Demi Masa Karya Ada Band. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.doc
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.docx
Restricted to Registered users only

Download (50kB)
[img] Text
BAB II.docx
Restricted to Registered users only

Download (55kB)
[img] Text
BAB III.docx
Restricted to Registered users only

Download (29kB)
[img] Text
BAB IV.docx
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
BAB V.docx
Restricted to Registered users only

Download (24kB)
[img] Text
JURNAL.doc
Restricted to Registered users only

Download (716kB)

Abstract

Siti Badriyah – 2013070098, Perubahan Gaya Bahasa Lirik Lagu dalam Album Cinema Story dan Album Masa Demi Masa Karya ADA Band (Kajian Sastra Banding), Fakultas Sastra, Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Pamulang, 2017. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan penggunaan gaya bahasa dalam lirik lagu grup musik “ADA Band” album Cinema Story dan album Masa Demi Masa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis terhadap album Cinema Story yang terdiri dari lagu Akal Sehat, Nyawa Hidupku, Kau dan Dirinya, Semenit Waktu, Lari Dari Kenyataan dan Belahan Jiwa. Sementara pada album Masa Demi Masa terdiri dari Intim Berdua, Beib dan Kau Tak Ada Disini. Pada album Cinema Story diketahui terdapat 38 penggunaan gaya bahasa yang terdiri dari gaya bahasa hiperbol, persamaan/simile, asonansi, aliterasi, asindeton, personifikasi, dan litotes. Sementara pada album Masa Demi Masa terdapat 16 penggunaan gaya bahasa yang terdiri dari persamaan/simile, hiperbol, elipsis, asonansi dan asindeton, sehingga diketahui terdapat perubahan dalam penggunaan gaya bahasa. Dari kedua album tersebut yang terdiri dari 9 lirik lagu pada grup musik ADA Band, terdapat total keseluruhan 54 penggunaan gaya bahasa dari kedua album tersebut. Untuk total dari album Cinema Story menuju album Masa Demi Masa, antara lain terdiri dari, 19 penggunaan gaya bahasa asonansi (Cinema Story: 11, Masa Demi Masa: 8), gaya bahasa aliterasi 3 (Cinema Story: 3, Masa Demi Masa: 0), gaya bahasa asindeton 4 (Cinema Story: 3, Masa Demi Masa: 1), gaya bahasa elipsis 2 (Cinema Story: 0, Masa Demi Masa: 2), gaya bahasa hiperbol 18 (Cinema Story: 15, Masa Demi Masa: 3), gaya bahasa litotes 1 (Cinema Story: 1, Masa Demi Masa: 0), gaya bahasa persamaan/simile 5 (Cinema Story: 4, Masa Demi Masa: 1), dan gaya bahasa personifikasi 2 (Cinema Story: 1. Masa Demi Masa: 1). Penggunaan gaya bahasa dalam album Cinema Story dominan digunakan gaya bahasa hiperbol yang merujuk pada gaya bahasa yang mengacu pada makna lirik, sementara dalam album Masa Demi Masa dominan digunakan gaya bahasa asonansi yang menekankan pada permainan bunyi. Dengan demikian, album Cinema Story lebih memiliki muatan maknanya dibandingkan dengan album Masa Demi Masa. Kata kunci: Lirik, Album Cinema Story, Album Masa Demi Masa, ADA Band dan Gaya Bahasa.

Item Type: Other
Subjects: P Language and Literature > PK Indo-Iranian
Depositing User: Abdurahman Saleh
Date Deposited: 07 Sep 2018 03:44
Last Modified: 07 Sep 2018 03:44
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/4715

Actions (login required)

View Item View Item