PIAN SOPIANI, . (2026) Analisis Kinerja Dan Meningkatkan Preventive Sistem Ups Pada Beban Kritis Di Rs Mitra Keluarga Gading Serpong. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (576kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (35kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (112kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (31kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (155kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
Abstract
Ketersediaan energi listrik yang andal dan berkesinambungan merupakan faktor krusial dalam menunjang operasional beban kritis di rumah sakit, seperti ruang operasi, ICU, dan sistem server. Gangguan pasokan listrik, meskipun dalam waktu singkat, dapat berdampak serius terhadap keselamatan pasien dan keberlangsungan layanan medis. Oleh karena itu, sistem Uninterruptible Power Supply (UPS) menjadi komponen penting sebagai sumber daya cadangan dan penstabil tegangan. Namun, keandalan sistem UPS sangat dipengaruhi oleh kinerja teknis, kondisi baterai, serta penerapan pemeliharaan preventive yang tepat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem UPS serta merencanakan pemeliharaan preventive pada beban kritis di RS Mitra Keluarga Gading Serpong. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, pengukuran parameter teknis UPS, dokumentasi pemeliharaan, serta wawancara dengan teknisi terkait. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas daya, persentase beban, tegangan dan frekuensi output, waktu backup (runtime), serta kondisi dan tren discharge baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem UPS pada ruang operasi, ICU, dan ruang server secara umum berada dalam kondisi baik dan mampu menjaga kestabilan tegangan serta kontinuitas suplai daya saat kondisi normal maupun darurat. Tegangan output UPS berada pada rentang 220–223 V dengan frekuensi sekitar 50 Hz, sesuai dengan standar peralatan medis. Penurunan kapasitas dan umur baterai UPS dipengaruhi oleh umur pakai, suhu lingkungan ruang UPS, pola charge-discharge, dan kurang optimalnya pemeliharaan rutin. Penerapan pemeliharaan preventive yang terstruktur dan terdokumentasi terbukti berperan penting dalam meningkatkan keandalan sistem dan mencegah kegagalan UPS secara mendadak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 07:09 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 07:09 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21168 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
