Pengendalian Kualitas Hasil Pemasangan Custom Furniture Kitchen Cabinet Dengan Metode Failure Mode And Effects Analysis (Fmea) & Quality Control Circle (Qcc) Di Pt Home Center Indonesia

SUKRONI ABDUL MALIK, . (2026) Pengendalian Kualitas Hasil Pemasangan Custom Furniture Kitchen Cabinet Dengan Metode Failure Mode And Effects Analysis (Fmea) & Quality Control Circle (Qcc) Di Pt Home Center Indonesia. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (618kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (76kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis penyebab terjadinya defect atas kualitas hasil pemasangan custom furniture kitchen cabinet di PT Home Center Indonesia pada periode bulan Oktober 2024 - Maret 2025. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) dan Quality Control Circle (QCC) untuk menganalisis penyebab terjadinya defect dan merancang langkah perbaikan, agar jumlah defect dapat ditekan. Berdasarkan analisis menggunakan metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA), terdapat 12 jenis defect yang mengakibatkan pelanggan complain, yaitu pintu miring, gap pintu, aksesoris lepas, affur bocor, counter top tidak rata, filler melengkung, fakedoor miring, kickboard renggang, sealent bergelombang, gap antar cabinet, peredam tidak berfungsi, pintu berbunyi berderit. Dari 12 jenis defect yang ditemukan, pintu miring merupakan defect yang memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) tertinggi, dengan nilai RPN 504, dan termasuk kedalam kategori tingkat kritis tinggi, sehingga perlu dilakukan perbaikan. Penyebab terjadinya defect pintu miring yaitu bidang melengkung atau miring (environment), kondisi bor mulai rusak (machine), tidak membaca petunjuk (man), terkena air dan suhu tidak stabil (material), dan alat tidak dikalibrasi (methode). Langkah perbaikan yang dapat diterapkan berdasarkan metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) dan Quality Control Circle (QCC) dengan menggunakan tools 5W + 1H, yaitu melakukan pelatihan ulang tentang pentingnya membaca petunjuk pemasangan, memberitahu pelanggan akan tata cara perawatan cabinet disekitar sink saat proses serah terima, menyimpan barang dilokasi yang memiliki suhu stabil dan memasang pengatur suhu ruangan, membuat jadwal perawatan alat secara berkala, serta membuat checklist lahan agar tidak terlewat saat perbaikan lahan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 03 Sep 2026 10:55
Last Modified: 03 Sep 2026 10:55
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21139

Actions (login required)

View Item View Item