Implementasi K3 Ruang Terbatas Pada Inspeksi Tangki Dengan Menggunakan Metode Hirarc Dan Fault Tree Analysis (Fta) Di Pt.Tiga Sekawan Enjiniring

ALFONSO JABATH, . (2026) Implementasi K3 Ruang Terbatas Pada Inspeksi Tangki Dengan Menggunakan Metode Hirarc Dan Fault Tree Analysis (Fta) Di Pt.Tiga Sekawan Enjiniring. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (512kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (36kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)

Abstract

PT. Tiga Sekawan Enjiniring merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang inspeksi tangki penyimpanan manufaktur, minyak, gas atau industri petrokimia yang berpotensi menimbulkan risiko bahaya. Pada tahun 2024 terdapat 17 kasus kecelakaan kerja, meliputi kekurangan oksigen didalam tangki dan tersandung rangkaian kabel atau alat kerja. Potensi risiko bahaya adalah kondisi sebelum kecelakaan terjadi yang meliputi sumber, situasi atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan cedera. Oleh sebab itu perlu mengidentifikasi potensi bahaya menggunakan metode HIRARC dan FTA untuk mencari akar penyebab potensi risiko dapat terjadi sehingga rekomendasi yang diberikan bisa lebih optimal. Hasil dari penelitan HIRARC tersebut ditemukan potensi bahaya dengan kategori (1 risiko) low, (3 risiko) moderate dan (6 risiko) high. Analisis FTA dilakukan pada potensi bahaya yang termasuk dalam kategori high yaitu kekurangan oksigen dalam tangki dan tersandung rangkaian kabel atau alat kerja. Kesimpulan nya pengendalian yang dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu memastikan kalibrasi alat dilakukan oleh vendor sudah secara baik dan benar, pekerja wajib memperhatikan jadwal rutin kalibrasi alat, memastikan pengoperasian alat pendeteksi oksigen sudah secara baik dan benar, mengoperasikan blower fan secara baik dan benar. Sedangkan untuk potensi bahaya tersandung rangkaian kabel dan alat kerja yaitu setiap pekerja wajib menggunakan lampu senter kepala saat berada didalam tangki, menggunakan sepatu sol anti slip, pelatihan keselamatan kerja secara intensif, penerapan disiplin SOP dalam bekerja dan menggunakan APD.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 31 Aug 2026 12:32
Last Modified: 31 Aug 2026 12:32
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21086

Actions (login required)

View Item View Item