Yuliana Maruba, . (2025) Penyelesaian Wanprestasi Pada Perjanjian Kerja Oleh Pemberi Kerja Kepada Pekerja Yang Disertai Pemutusan Hubungan Kerja Bedasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Analisis Putusan Nomor 14/Pdt.Sus-PHI/2023/PN.Bdg). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (95kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (34kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas sengketa hubungan industrial antara enam pekerja dengan PT. Delami Garment Industries terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan tanpa prosedur yang sah. Para Penggugat awalnya bekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), namun pekerjaan yang mereka lakukan bersifat tetap sehingga secara hukum seharusnya berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Perusahaan secara sepihak mengalihkan hubungan kerja mereka ke PT. Delamibrands Kharisma Busana tanpa melalui proses PHK yang sah serta tanpa memberikan kompensasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif atau penelitian hukum doktrinal yang menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta studi kasus. Metode ini menitikberatkan pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, putusan pengadilan, teori hukum, serta pendapat para sarjana yang relevan. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari studi dokumen atau penelitian kepustakaan, termasuk peraturan ketenagakerjaan dan putusan Pengadilan Hubungan Industrial. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menjelaskan berbagai aspek hukum terkait menggunakan deskripsi naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Delami Garment Industries terhadap pekerjanya tidak sepenuhnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pengadilan menyatakan bahwa hubungan kerja Para Penggugat seharusnya berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) sejak awal, sehingga mereka berhak atas kompensasi pemutusan hubungan kerja (PHK). Meskipun pengadilan telah mewajibkan perusahaan untuk membayar pesangon kepada dua penggugat yang memenuhi syarat, empat penggugat lainnya kehilangan haknya karena gugatan mereka dianggap kadaluarsa. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada ketentuan hukum yang mengatur hak-hak pekerja, keterlambatan dalam mengajukan gugatan dapat berdampak pada hilangnya hak pekerja terhadap kompensasi yang seharusnya diterima, sealin itu perusahaan juga diwajibkan membayar upah selama proses perselisihan serta menanggung biaya perkara. Namun, akibat hukum yang muncul tidak sepenuhnya mengakomodasi hak semua pekerja yang terkena PHK, karena sebagian gugatan dinyatakan kadaluarsa akibat melewati tenggat waktu pengajuan perkara sebagaimana diatur dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemutusan Hubungan Kerja, Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu, Sengketa Hubungan Industrial |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:33 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:33 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20532 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
