Pelindungan Hukum Hak Ekonomi Pencipta Atas Penggunaan Lagu Dan/Atau Musik Dalam Konser Musik Komersial Berdasarkan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu Dan/Atau Musik (Studi Pada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional Dan Penyelenggara Pertunjukan Musik)

JOBIM BOBO PUTRA KADEWA, . (2026) Pelindungan Hukum Hak Ekonomi Pencipta Atas Penggunaan Lagu Dan/Atau Musik Dalam Konser Musik Komersial Berdasarkan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu Dan/Atau Musik (Studi Pada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional Dan Penyelenggara Pertunjukan Musik). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesenjangan antara regulasi pelindungan hak cipta dengan realitas kepatuhan pembayaran royalti dalam industri pertunjukan musik di Indonesia. Meski UU No. 28 Tahun 2014 dan PP No. 56 Tahun 2021 telah memberikan dasar hukum bagi pengelolaan performing rights, data empiris tahun 2024 menunjukkan hanya sekitar 10% konser yang memenuhi kewajiban royalti. Fenomena ini mengindikasikan adanya hambatan sistemik dalam pemenuhan hak ekonomi pencipta di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif. Menggunakan metode yuridis empiris dengan sifat deskriptif analitis, penelitian ini menghimpun data melalui wawancara mendalam dengan pihak LMKN dan Licensing Officer Penyelenggara Pertunjukan Musik “X”, serta observasi lapangan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelindungan hak ekonomi secara normatif telah memadai, namun secara praktis terjadi diskoneksi akibat rendahnya kesadaran hukum penyelenggara. Royalti belum diposisikan sebagai biaya tetap (fixed cost), melainkan biaya opsional yang keberadaannya dapat dinegosiasikan. Selain itu, mekanisme pengelolaan oleh LMKN terkendala oleh prosedur perizinan yang seringkali dilakukan pasca-acara akibat fokus penyelenggara yang terserap pada aspek teknis dan keamanan. Efektivitas pelindungan hak ekonomi pencipta masih rendah akibat kendala manajemen arus kas penyelenggara dan sistem pengawasan yang belum responsif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem informasi terintegrasi dan sinkronisasi regulasi perizinan antara LMKN dengan pihak kepolisian guna menjamin kepastian hukum serta keadilan ekonomi bagi pencipta lagu di Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 07 Jul 2026 12:16
Last Modified: 07 Jul 2026 12:16
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20381

Actions (login required)

View Item View Item