Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Membebaskan Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 (Analisis Putusan Nomor: 36/Pid.Sus/2023/Pn. Lbb)

Renungan Harefa, . (2025) Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Membebaskan Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 (Analisis Putusan Nomor: 36/Pid.Sus/2023/Pn. Lbb). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (832kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (547kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)

Abstract

Dalam kehidupan sehari hari terutama di indonesia terdapat banyak kejahatan yang semakin marak terjadi, salah satunya adalah pencabulan terhadapa anak. Anak yang menjadi korban pencabulan sudah di atur dalam pasal 76e pasal 82 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Seperi pada kasus perkara nomor : 36/Pid.Sus/Pn.Lbb, korban pencabulan terhadap anak yang pelakunya ayah korban sendiri dimana hakim membebaskan terdakwa di pengadilan negeri lubuk basung. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana tindak pidana pencabulan terhadap anak ditinjau dari undang undang nomor 35 tahun 2014 dan bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana didalam perkara putusan nomor 36/pid.sus/2023/pn.llb. Untuk menganalisis hukum melalui studi dokumen yaitu dengan menggunakan sumber bahan hukum seperti peraturan, putusan pengadilan, dan aturan, penelitian ini menggunakan metode hukum normatif. Analisis data digunakan dengan cara yuridis normatif dan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tindak pidana pencabulan terhadap anak. Dalam keadilan bukan hanya tentang memberikan sesuatu yang sama kepada semua orang tetapi memberikan kepada setiap orang apa yang memang menjadi haknya, sesuai dengan proporsi dan situasi masing-masing. Oleh karena itu hakim belum memenuhi asas keadilan dimana tidak memperhatikan korban pencabulan tersebut. Sebab adanya perbedaan yang signifikan dalam kesaksian anak korban dan saksi lainnya, hakim dalam perkara nomor 36/pid.sus/2023/pn.lbb. membebaskan terdakwa.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tindak pidana anak, Pencabulan anak, Undang undang perlindungan anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 07 Jul 2026 07:36
Last Modified: 07 Jul 2026 07:36
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20370

Actions (login required)

View Item View Item