Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Pengguna Ojek Online Grab Terkait Klausula Baku Dalam Kasus Challenge Jugglenaut Ditinjau Dari Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Analisis Putusan Nomor 3950 K/Pdt/2022)

Putri Wahyuni, . (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Pengguna Ojek Online Grab Terkait Klausula Baku Dalam Kasus Challenge Jugglenaut Ditinjau Dari Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Analisis Putusan Nomor 3950 K/Pdt/2022). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (767kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)

Abstract

Perlindungan Hukum adalah berbagai upaya hukum yang harus diberikan oleh pemerintah untuk memberikan rasa aman, baik secara pikiran maupun fisik dari gangguan dan berbagai ancaman dari pihak manapun. Sedangkan, Perlindungan Konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.Pesatnya perkembangan teknologi di zaman sekarang memudahkan manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari agar lebih efektif dengan adanya transportasi online atau yang biasa disebut sebagai ojek online (ojol) salah satunya Grab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna ojek online Grab terkait klasula baku dalam kasus challenge jugglenaut ditinjau dari Udang-undang Perlindungan Konsumen serta mengkaji implikasinya terhadap kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi pustaka. Penelitian ini mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klausula Baku yang mengharuskan penyelesaian sengketa melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) bertentangan dengan asas keadilan dan asas keseimbangan dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen sehingga batal demi hukum. Oleh karena itu, perlindungan hukum bagi konsumen harus ditegakkan agar hak-hak mereka tidak terabaikan. Di samping itu, mengingat kurangnya perhatian serta pemahaman masyarakat baik sebagai pelaku usaha maupun konsumen untuk memahami hak-haknya sebagai konsumen untuk mendapatkan perlindungan, serta tanggung jawab pelaku usaha yang sudah merugikan para konsumennya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: klausula baku, perlindungan konsumen, perlindungan hukum, grab, arbitrase
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 07 Jul 2026 07:22
Last Modified: 07 Jul 2026 07:22
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20365

Actions (login required)

View Item View Item