Tinjauan Yuridis Tentang Tindakan Polisi “Tembak Di Tempat” Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Juncto Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Implementasi Prinsip Dan Standar Hak Asasi Manusia (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 939 K/Pid/2022)

PUTRA HAKIM MAULANA, . (2026) Tinjauan Yuridis Tentang Tindakan Polisi “Tembak Di Tempat” Ditinjau Dari Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Juncto Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Implementasi Prinsip Dan Standar Hak Asasi Manusia (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 939 K/Pid/2022). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB)

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki kewenangan dalam penegakan hukum, termasuk penggunaan kekuatan dan senjata api dalam kondisi tertentu. Salah satu bentuk penggunaan kekuatan tersebut adalah tindakan “tembak di tempat” yang dalam praktiknya kerap menimbulkan perdebatan hukum, terutama terkait batas diskresi kepolisian dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan kewenangan tindakan “tembak di tempat” oleh aparat kepolisian dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 939 K/Pid/2022, serta mengevaluasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindakan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis penerapan tindakan “tembak di tempat” oleh kepolisian dan meninjau efektivitas kebijakan penggunaan senjata api, termasuk standar operasional prosedur, pelatihan, dan regulasi, dalam mencegah terjadinya penggunaan kekuatan yang berlebihan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan tindakan “tembak di tempat” secara normatif telah memiliki dasar hukum yang jelas, namun dalam penerapannya masih ditemukan persoalan terkait penafsiran diskresi, lemahnya penerapan prinsip proporsionalitas, serta keterbatasan efektivitas kebijakan dan pelatihan aparat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kualitas pelatihan, serta pengawasan yang lebih ketat agar penggunaan senjata api oleh aparat kepolisian tetap sejalan dengan prinsip Hak Asasi Manusia dan keadilan substantif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:35
Last Modified: 06 Jul 2026 07:35
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20355

Actions (login required)

View Item View Item