CINDY EVITAHARYANI, . (2026) Ratio Decidendi Penerapan Sanksi Pidana Denda Sebagai Pidana Tambahan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Menempatkan Orang Ke Luar Negeri Secara Ilegal (Analisis Putusan Nomor: 322/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (683kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (185kB) |
Abstract
Tindak Pidana Penempatan Orang secara ilegal ke luar negeri merupakan kejahatan yang berkaitan erat dengan praktik penempatan pekerja migran tanpa prosedur dan berpotensi mengarah pada perdagangan manusia. Dalam sistem hukum pidana Indonesia, selain hukuman pokok, terdapat pula hukuman tambahan berupa denda yang dapat dikenakan untuk memberikan efek jera dan memperbaiki kerugian sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis ratio decidendi hakim dalam menjatuhkan denda sebagai hukuman tambahan terhadap pelaku kejahatan penempatan orang secara ilegal ke luar negeri dan untuk menilai kepatuhan mereka terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ratio decidendi hakim dalam menjatuhkan denda sebagai hukuman tambahan terhadap pelaku kejahatan penempatan orang ke luar negeri secara ilegal, dan untuk menilai kesesuaian pertimbangan tersebut dengan ketentuan hukum dan peraturan serta teori tujuan hukuman. Peraturan mengenai perlindungan pekerja migran dan larangan penempatan ilegal secara khusus diatur dalam Undang�Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, sedangkan peraturan mengenai sistem pidana, termasuk hukuman tambahan, diatur dalam KUHP. Dalam praktik peradilan, hakim memiliki kewenangan untuk menjatuhkan denda sebagai hukuman tambahan berdasarkan pertimbangan hukum yang dirumuskan dalam ratio decidendi putusan. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa yang menjadi Ratio decidendi Dalam menerapkan sanksi pidana denda sebagai pidana tambahan terhadap pelaku menempatkan orang ke Luar Negeri secara ilegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Yuridis Normatif. Normatif adalah mengkaji aturan hukum sebagai suatu sistem yang berkaitan dengan suatu peristiwa hukum dengan tujuan memberikan argumentasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio decidendi hakim dalam menjatuhkan denda berakar pada tiga faktor utama: pertama, konstruksi fakta yang terbukti secara hukum melalui bukti yang konsisten; kedua, penilaian motif ekonomi terdakwa dan tingkat kesalahannya; dan ketiga, pertimbangan tujuan penghukuman, yang meliputi pencegahan, penanggulangan, dan perlindungan korban.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 06:40 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 06:40 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
