Putri Erza Aulia, . (2025) Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berdasarkan Pasal 44 Ayat (2) Jo Pasal 5 Huruf A Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan Pasal 351 Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Analisis Putusan Nomor 536/Pid.Sus/2023/PN Bjm). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (721kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (87kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan hukum terhadap pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mengakibatkan luka berat sesuai dengan Pasal 44 ayat (2) bersama Pasal 5 huruf a Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) dan Pasal 351 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penelitian ini berfokus pada Putusan Nomor 536/Pid. Sus/2023/PN Bjm, dengan tujuan untuk mendalami pertimbangan hukum yang diambil oleh hakim saat menjatuhkan putusan, serta menilai sejauh mana penerapan ketentuan hukum tersebut dalam praktik peradilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, yang menekankan pada analisis kasus dan peraturan perundang-undangan. Informasi diperoleh melalui kajian terhadap undang-undang yang berkaitan, literatur hukum, serta evaluasi terhadap putusan pengadilan yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 536/Pid. Sus/2023/PN Bjm, terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun dan diwajibkan membayar kompensasi kepada korban. Pertimbangan hakim didasarkan pada pembuktian unsur-unsur tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan luka berat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP dan Pasal 44 ayat (2) UU PKDRT. Namun, terdapat perbedaan dalam penerapan hukuman antara ketentuan dalam UU PKDRT dan KUHP, yang memicu perdebatan tentang konsistensi serta efektivitas penegakan hukum terhadap pelaku KDRT. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun ada kerangka hukum yang mengatur tindak pidana KDRT, penerapan hukum di lapangan masih menemui berbagai tantangan, terutama terkait dengan konsistensi keputusan dan perlindungan bagi korban. Diperlukan langkah-langkah harmonisasi antara ketentuan UU PKDRT dan KUHP, serta peningkatan kapasitas aparat penegak hukum agar dapat menangani kasus KDRT secara adil dan efektif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penegakan Hukum, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dan Penganiyaan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 08:01 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 08:01 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20330 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
