Dewan Komisaris Memoderasi Hubungan Enterprise Risk Management Disclosure Dan Green Intellectual Capital Disclosure Dengan Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Keuangan Tahun 2019-2023 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

DEDI ARDIANTO, . (2025) Dewan Komisaris Memoderasi Hubungan Enterprise Risk Management Disclosure Dan Green Intellectual Capital Disclosure Dengan Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Keuangan Tahun 2019-2023 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (742kB)
[img] Text
FILE BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (564kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[img] Text
FILE JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)

Abstract

Studi ini meneliti Dewan Komisaris memoderasi hubungan Enterprise Risk Management Disclosure dan Green Intellectual Capital Disclosure dengan Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 185 perusahaan selama lima tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan software EViews 12. Studi ini mengungkapkan bahwa Enterprise Risk Management Disclosure memiliki dampak positif terhadap nilai perusahaan, hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melihat manajemen resiko dalam melakukan investasi. Sementara itu, Green Intellectual Capital Disclosure tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa aset tak berwujud terkait lingkungan belum sepenuhnya diakui oleh investor. Lebih lanjut, Dewan Komisaris tidak memoderasi hubungan antara Enterprise Risk Management Disclosure maupun Green Intellectual Capital Disclosure dan nilai perusahaan, yang menyoroti terbatasnya efektivitas pengawasan di area ini. Temuan ini menyiratkan bahwa pengungkapan non-keuangan dan mekanisme tata kelola perusahaan di sektor keuangan belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang tata kelola perusahaan dan pengungkapan keberlanjutan di pasar negara berkembang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 02 Jul 2026 11:53
Last Modified: 02 Jul 2026 11:53
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20318

Actions (login required)

View Item View Item