Dini Ayu Siti Maryam, . (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Pihak Yang Dirugikan Akibat Tidak Dilaksanakannya Akta Perdamaian Oleh Pihak Lain Ditinjau Dari Het Herziene Indonesisch Reglement (Hir) (Analisa Putusan Pengadilan Nomor 765/Pdt.G/2023/PN Medan). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (54kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (49kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
Abstract
Wanprestasi merupakan suatu kondisi dimana salah satu pihak dalam perjanjian tidak memenuhi kewajibannya sebagaimana yang telah disepakati. Hal ini dapat menimbulkan kerugian bagi pihak lain yang terlibat dalam perjanjian tersebut berdasarkan putusan nomor 765/Pdt.G/2023/PN Medan. Adapun masalah yang penulis kaji dalam penelitian ini adalah pertama Bagaimana Perlindungan Hukum terhadap pihak yang dirugikan akibat tidak dilaksanakannya Akta Perdamaian oleh pihak lain ditinjau dari Het Herziene Indonesisch Reglement dan kedua Bagaimana Upaya Hukum yang dapat dilakukan oleh pihak yang dirugikan akibat tidak dilaksanakan akta perdamaian pada putusan Nomor.765/Pdt.G/2023/PN Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep wanprestasi dalam hukum perdata serta bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada pihak yang dirugikan. Kesulitan dalam membuktikan kerugian, proses peradilan yang panjang, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hak-hak mereka seringkali menjadi hambatan dalam mendapatkan perlindungan hukum yang efektif sehingga dengan berjalannya proses peradilan maka biasanya diadakan juga proses litigasi dalam peradilan tersebut agar kedua belah pihak mendapatkan hak-haknya masing- masing. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan serta studi kasus dari beberapa keputusan pengadilan terkait bagaimana perlindungan hukum terhadap pihak yang dirugikan akibat tidak dilaksanakannya akta perdamaian oleh pihak lain ditinjau dari Het Herziene Indonesisch Reglement (HIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti tidak melaksanakan kewajiban, melaksanakan kewajiban tetapi tidak sesuai dengan perjanjian, atau melaksanakan kewajiban tetapi terlambat. Perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan dapat berupa ganti rugi, memberikan prestasi, pembatalan perjanjian, serta sanksi lainnya sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Namun dalam praktiknya, masih terdapat kendala dalam penerapan perlindungan hukum tersebut, seperti proses hukum yang panjang dan sulitnya terdapat pembuktian dalam berjalannya persidangan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, Akta Perdamaian, HIR |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:22 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20294 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
