MATNASIR, . (2025) Penyalahgunaan Dana Desa Dalam Tindak Pidana Korupsi (Analisis Putusan Nomor: 35/Pid.Sus-Tpk/2023/Pn.Kdi.Jo.6849 K/Pid.Sus/2024). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (887kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (61kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
Abstract
Penyalahgunaan Dana Desa merupakan tindak pidana korupsi, yang melibatkan beragam modus seperti penggelapan, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, mark-up harga, hingga laporan fiktif. Tindakan tersebut dapat merugikan keuangan negara, menghambat pembangunan desa, dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang, pendekatan konsep, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa bahan-bahan primer, sekunder dan tersier. Yang diperoleh melalui penelitia kepustakaan. (library research). Rumusan Masalah Bagaimana penyelesaian penyalahgunaaan dana desa dalam tindak pidana korupsi (Analisis Putusan Nomor: 35/Pid.Sus-TPK/2023/PN. Kdi. Jo. 6849 K/Pid.Sus/2024). Bagaimana Pernerapan penyalahgunaan dana desa dalam tindak pidana korupsi (Analisis Putusan Nomor: 35/Pid.Sus-TPK/2023/PN. Kdi. Jo. 6849 K/Pid.Sus/2024). Hasil Penelitian menunjukkan penyelesaian penyalahgunaan dana desa dalam tindak pidana korupsi melibatkan beberapa langkah, termasuk pencegahan, penegakan hukum, dan penguatan kapasitas. Upaya pencegahan meliputi peningkatan pengawasan, transparansi, dan partisipasi masyarakat, serta pendidikan anti-korupsi. Penegakan hukum dilakukan melalui proses hukum yang adil dan memberikan efek jera bagi pelaku. Selain itu, penguatan kapasitas perangkat desa dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan juga penting untuk mencegah penyalahgunaan. Penyalahgunaan dana desa dalam tindak pidana korupsi terjadi ketika aparat desa, terutama kepala desa, menggunakan dana desa yang seharusnya untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat desa, untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, yang melanggar hukum. Bentuk penyalahgunaannya beragam, mulai dari penggelapan, mark-up harga, laporan fiktif, hingga pemerasan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 09:53 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 09:53 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
