IQRAWATI SAM, . (2025) Optimalisasi Polri Dalam Penegakan Hukum Dan Pemulihan Aset Dalam Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (Tinjauan Pada Dittipideksus Bareskrim Polri). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
FILE BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (410kB) |
|
|
Text
FILE BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (415kB) |
|
|
Text
FILE BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (459kB) |
|
|
Text
FILE BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
FILE BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Text
FILE COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Tindak pidana pencucian uang telah menjadi salah satu bentuk kejahatan transnasional yang tidak hanya merugikan ekonomi, tetapi juga menimbulkan dampak serius terhadap stabilitas sistem keuangan negara. Di Indonesia, meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh aparat penegak hukum untuk memberantas kejahatan ini, masih terdapat tantangan besar dalam hal penegakan hukum dan pemulihan aset hasil tindak pidana pencucian uang. Polri, terutama Bareskrim Polri, memiliki peran penting dalam upaya pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pemulihan aset yang terlibat, namun dihadapkan pada berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi antar-lembaga, serta sulitnya melacak dan membekukan aset yang tersembunyi di luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Bareskrim Polri dapat mengoptimalkan penegakan hukum dan pemulihan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang serta faktor�faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya optimalisasi Polri dalam penegakan hukum dan pemulihan aset tindak pidana pencucian uang dapat dilakukan melalui pemanfaatan metode digital forensic tools, big data analytics, dan mekanisme Non-Conviction Based Asset Forfeiture (NCB Asset Forfeiture), serta penguatan kolaborasi lintas instansi terutama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan. Namun, terdapat beberapa hambatan dan kendala yang dihadapi, seperti disharmoni regulasi, minimnya koordinasi antar�lembaga, keterbatasan sumber daya manusia, kompleksitas modus operandi, rendahnya kepatuhan lembaga jasa keuangan, sulitnya pembuktian, dan upaya penggagalan penyidikan oleh pelaku. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan pendekatan komprehensif yang mencakup perbaikan kerangka hukum, peningkatan kompetensi teknis dan kapasitas penyidik, penguatan kerja sama lintas lembaga, serta penegakan disiplin dan integritas di kalangan aparat penegak hukum.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 12:05 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 12:05 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20149 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
