Bonifasius Adi Nugroho Legowo, . (2025) Penyelesaian Klaim Perjanjian Asuransi Secara Ex Gratia Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian (Analisis Polis No. Ip170908102300009 Pada Pt. Asuransi Intra Asia Di Jakarta). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (827kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (35kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (9kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (382kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas penyelesaian klaim perjanjian asuransi secara ex gratia ditinjau dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, dengan studi kasus pada Polis No. IP170908102300009 di PT. Asuransi Intra Asia, Jakarta. Ex gratia merupakan mekanisme pembayaran klaim oleh perusahaan asuransi secara sukarela atas klaim yang secara hukum tidak dijamin dalam polis, namun diberikan atas dasar pertimbangan tertentu seperti kemanusiaan, loyalitas nasabah, atau citra perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses penyelesaian klaim ex gratia, pertimbangan hukum dan bisnis yang melatarbelakangi pemberian klaim, serta implikasinya terhadap kepastian hukum dan kepercayaan nasabah.Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi dokumen, analisis peraturan perundang-undangan, serta studi kasus pada PT. Asuransi Intra Asia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme ex gratia tidak diatur secara eksplisit dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014, praktik ini tidak bertentangan dengan peraturan perundang- undangan karena sejalan dengan prinsip penyelesaian klaim yang cepat, sederhana, dan adil sebagaimana diatur dalam Pasal 31 ayat (3) Undang-Undang tersebut. Studi kasus menunjukkan bahwa klaim yang secara teknis ditolak tetap dapat diselesaikan secara non-litigasi melalui kebijakan internal perusahaan, yang mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan loyalitas nasabah sebagai upaya menjaga kepercayaan dan reputasi perusahaan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penyelesaian klaim asuransi secara ex gratia dapat menjadi solusi alternatif dalam penyelesaian sengketa klaim, asalkan dilaksanakan secara transparan dan proporsional sesuai dengan prinsip-prinsip hukum asuransi. Disarankan agar ke depan terdapat regulasi yang lebih jelas mengenai mekanisme ex gratia guna memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat, sekaligus menjaga keadilan dan perlindungan konsumen dalam industri asuransi di Indonesia
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perjanjian asuransi, klaim asuransi , Ex gratia |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:24 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:24 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20047 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
