Aulia Siti Hasanah, . (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Berbelanja Di E- Commers Atas Barang Yang Tidak Sesuai Menurut Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Pakaian Di Shopee). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (128kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (68kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (13kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) |
Abstract
(Studi Kasus Pakaian di Shopee), Universitas Pamulang,Dosen Pembimbing Dr.Sri Endah Indriawati SH,MH. Perkembangan E-commers diera saat ini sangat membantu bagi pelaku usaha serta konsumen mempermudah dalam hal berbelanja yang lebih efesien dan menghemat waktu tetapi dalam hal ini banyak terjadi hal yang tidak diinginkan saat berbelanja di e-commers sering dijumpai barang yang dikirim pelaku usaha tidak sesuai ketika sampai ke tangan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisi perlindungan hukum bagi konsumen serta upaya hukum bagi konsumen mengurangi resiko barang yang dibeli di e-commers. Metode Penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris yang menggabungkan data primer dari wawancara pihak konsumen, Dosen Akademisi,BPSK Kota Tangerang dan Staff Shoppe dan data sekunder dari literatur hukum. Hasil yaang didapatkan ketidakpuasan konsumen atas barang yang dikirim yang tidak sesuai dengan warna yang dipesan respon dari pelaku usaha mengabaikan keluhan konsumen dan memblokir akun konsumenp Pada umumnya para pihak dalam transaksi elektronik, masing-masing mempunyai hak dan kewajiban. Terutama pelaku usaha atau penjual merupakan pihak yang menawarkan produk melalui internet atau marketplace, oleh karena itu pelaku usaha wajib memberikan penjelasan Dalam transaksi jual-beli online, Pasal 9 Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) mengatur tentang larangan pelaku usaha dalam melakukan atau memasarkan barang/jasa yang tidak sesuai atau menyesatkan.Lemahnya kedudukan pembeli dalam transaksi e-commerce menjadikan tanggung jawab sepenuhnya berada ditangan penjual/pelaku usaha online. Pelaku usaha akan bertanggung jawab penuh atas kegiatan saha yang dilakukan melalui ganti rugi sesuai dengan harga beli menyelesaikan sengketa jika ada ketidak sesuaian antara produk yang dipesan dan diterima. jika permintaan pengembalian dana dari Shopee tersebut tau barang anda tidak direspons atau ditolak oleh penjual, memiliki pilihan untuk menempuh fasilitas penyelesaian sengketa.. Undang-Undang Perlindungan Konsumen bertujuan untuk melindungi konsumen Indonesia. Menurut Ketentuan Umum Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Konsumen memiliki hak untuk mengajukan permintaan kepada Shopee sesuai dengan syarat dan ketentuan e-commers. Mereka juga memiliki fitur ini dirancang khusus untuk membantu mendapatkan pengembalian uang atau barang yang menjadi hak konsumen.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, E-commers, Pelaku Usaha |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 02:35 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
