Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Atas Wanprestasi Oleh Penjual Dalam Proses Balik Nama Sertipikat (Analisis Putusan Nomor 154/Pdt.G/2022/Pn Smg)

Astria Rahayu, . (2025) Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Atas Wanprestasi Oleh Penjual Dalam Proses Balik Nama Sertipikat (Analisis Putusan Nomor 154/Pdt.G/2022/Pn Smg). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (898kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)

Abstract

Perjanjian adalah suatu perbuatan hukum yang berdasarkan padanya menimbulkan akibat hukum. Pelaksanaan jual beli tanah dalam prakteknya banyak terdapat sengketa. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai macam hal yaitu tidak dipenuhinya kewajiban para pihak ataupun karena adanya cacat hukum dalam perjanjian kedua belah pihak dan bisa pula karena masalah lain yang dapat menimbulkan sengketa. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi pembeli atas wanprestasi oleh penjual dalam proses balik nama sertipikat pada Putusan Nomor 154/Pdt.G/2022/PN Smg. Metode pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan kasus dan pendekatan peraturan perundang-undangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah hukum normative. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan yang berkaitan dengan teori perlindungan hukum dan teori kepastian hukum. Berdasarkan hasil penelitian bahwa perlindungan hukum bagi pembeli atas wanprestasi oleh penjual dalam proses balik nama sertipikat pada Putusan Nomor 154/Pdt.G/2022/PN Smg secara preventif, perlindungan terhadap pembeli dalam melaksanakan perjanjian jual beli tanah dilakukan dengan persyaratan serta permintaan pemberi kuasa yang tidak dapat ditarik kembali. Kendalanya adalah dikarenakan pada saat pihak pembeli ingin melakukan proses balik nama dan mencari pihak penjual yaitu ibu Sri Mulyati, S.SL.,MM (Tergugat I) dan Welly Eko Suprapto (Tergugat II) ternyata tidak ditemukan ditempat kediamannya. Dalam pertimbangan majelis hakim menyatakan bahwa tergugat telah melakukan wanprestasi karena tidak melaksanakan kewajibannya sesuai dengan Pasal 1234 KUHPerdata. Majelis hakim dalam putusan mengabulkan petitum penggugat dan memerintahkan Badan Pertanahan Nasional Kota Semarang untuk memproses balik nama sertipikat. Hal ini menunjukan perlindungan hukum secara represif juga diberikan melalui pengadilan, yang menegaskan hak pembeli. Upaya hukum berupa gugatan perdata menjadi sarana untuk memperoleh hak atas tanah dan menyelesaikan sengketa secara sah.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Perjanjian, Jual Beli tanah, Wanprestasi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 06 Jun 2026 04:07
Last Modified: 06 Jun 2026 04:07
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20015

Actions (login required)

View Item View Item