Kepastian Hukum Atas Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Kedua Orang Tuanya Dalam Perspektif Hukum Positif (Studi Komparatif Antara Kompilasi Hukum Islam Dan Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak)

Aprilia Anas Tasia, . (2025) Kepastian Hukum Atas Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Kedua Orang Tuanya Dalam Perspektif Hukum Positif (Studi Komparatif Antara Kompilasi Hukum Islam Dan Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (962kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (349kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)

Abstract

Perceraian bukan hanya peristiwa hukum yang memutuskan hubungan suami istri, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan psikologis, terutama terhadap anak. Dalam konteks hukum Indonesia, hak asuh anak pasca perceraian diatur dalam dua sistem hukum: Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. KHI menitikberatkan pemeliharaan anak berdasarkan usia dan kedekatan emosional, sementara Undang-Undang Perlindungan Anak menjunjung prinsip kepentingan terbaik anak secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus Putusan Nomor 2529/Pdt.G/2024/PA.JS oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam praktiknya, pengadilan mempertimbangkan aspek kemaslahatan dan kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak, baik secara emosional, fisik, maupun psikologis, sebagai dasar pemberian hak asuh. Dengan membandingkan dua perspektif hukum ini, peneliti menegaskan pentingnya kehadiran prinsip kepastian hukum yang berpihak pada perlindungan anak. Meski kedua sistem hukum memiliki pendekatan berbeda, keduanya bermuara pada tujuan yang sama: menjamin tumbuh kembang anak dalam lingkungan yang aman dan sejahtera.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: kepastian hukum, hak asuh anak, perceraian, Kompilasi Hukum Islam, UU Perlindungan Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 06 Jun 2026 03:46
Last Modified: 06 Jun 2026 03:46
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20014

Actions (login required)

View Item View Item