Analisis Pengendalian Kualitas Produk Lipcare Cherry Dengan Metode Sta Tistical Process Control (Spc) Dan Failure Mode And Effectanal Ysis (Fmea) Untuk Menurunkan Tingkat Kecacatan Di Pt Putikayo International

DWI ASTI AURINI, . (2025) Analisis Pengendalian Kualitas Produk Lipcare Cherry Dengan Metode Sta Tistical Process Control (Spc) Dan Failure Mode And Effectanal Ysis (Fmea) Untuk Menurunkan Tingkat Kecacatan Di Pt Putikayo International. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (391kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (716kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (549kB)

Abstract

PT. Putikayo International mempunyai suatu permasalahan, yaitu perusahaan ini banyak mengalami cacat produk pada setiap produksinya. Kecacatan pada produk seperti, pot lipcare cherry hasil produksi nya banyak yang retak, isi ruahan lipcare cherry gelembung atau tidak rata dan sablon tutup hilang atau pudar. Apabila kecacatan pada produk ini semakin bertambah, maka akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan adanya suatu penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengendalian kualitas. Solusi yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan perbaikan untuk menurunkan kecacatan produk pada pemsahaan dengan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dengan menggunakan pendekatan Mix Method yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis pengendalian kualitas produk lipcare cherry dengan menggunakan metode SPC dapat diketahui selama Bulan Januari sampai Desember 2024 terdapat 3 jenis cacat yaitu isi gelembung atau tidak rata sebanyak 1323 pcs, pot retak sebanyak 972 pcs dan sablon tutup hilang atau pudar sebanyak 623 pcs. Dari hasil analisis FMEA nilai RPN teffinggi pada cacat lipcare cherry yang di sebabkan suhu nozzle tidak sesuai sehingga ada penumpukan cairan dengan nilai RPN 224 dan nilai RPN terendah pada proses pengeringan sablon dengan nilai RPN 48.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 05 Jun 2026 08:07
Last Modified: 05 Jun 2026 08:07
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19992

Actions (login required)

View Item View Item