Putusan Bebas Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Pada Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Analisis Putusan Nomor 123/PID.SUS/2023/PN SKB)

Checiliani Dwi Putri, . (2025) Putusan Bebas Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Pada Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Analisis Putusan Nomor 123/PID.SUS/2023/PN SKB). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (181kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pencabulan pada anak sebagaimana tertuang dalam Putusan Nomor 123/Pid.Sus/2023/PN SKB serta meninjau kesesuaian putusan tersebut dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Berdasarkan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara pertimbangan hakim dalam memutus bebas terdakwa dengan substansi hukum yang berlaku, khususnya Pasal 76E dan Pasal 82 ayat (1) dan (2) UU Perlindungan Anak yang secara tegas mengatur larangan serta sanksi pidana bagi pelaku perbuatan cabul terhadap anak, terlebih jika pelaku adalah tenaga pendidik yang memiliki tanggung jawab moral dan hukum terhadap perlindungan anak. Dalam praktiknya, hakim dinilai kurang optimal dalam menggali nilai keadilan substantif, serta tidak mengedepankan prinsip lex specialis yang seharusnya menjadi landasan utama dalam perkara ini. Hasil penelitian ini penulis berpendapat bahwa hakim dalam perkara ini belum sepenuhnya mengedepankan perlindungan terhadap hak anak sebagai korban, dan tampak lebih menitikberatkan pada kelemahan alat bukti, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap korban dan rasa keadilan di masyarakat. Penulis menilai bahwa keputusan bebas ini justru menimbulkan kekhawatiran akan minimnya efek jera dan dapat mencederai kepercayaan publik terhadap sistem hukum yang seharusnya hadir untuk melindungi kelompok rentan. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam dari para penegak hukum terhadap nilai-nilai perlindungan anak, serta pentingnya menyeimbangkan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan dalam setiap putusan pengadilan yang menyangkut hak-hak anak sebagai kelompok yang rentan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Putusan Bebas, Tindak Pidana, Perlindungan Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 05 Jun 2026 07:16
Last Modified: 05 Jun 2026 07:16
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19989

Actions (login required)

View Item View Item