Analisis Yuridis Mengenai Tindak Pidana Perundungan Terhadap Anak Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Dan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak (Studi Kasus Polres Metro Tangerang Kota Tahun 2020 - 2024)

Tiara Rindi Antika Dewi, . (2025) Analisis Yuridis Mengenai Tindak Pidana Perundungan Terhadap Anak Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Dan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak (Studi Kasus Polres Metro Tangerang Kota Tahun 2020 - 2024). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (953kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)

Abstract

Perundungan merupakan suatu tindakan yang mengintimidasi seseorang atau lebih dengan menganggap target sasarannya memiliki suatu kekurangan. Perundungan dilakukan dengan cara menghina korban, menyuruh korban untuk melakukan sesuatu, maupun melakukan sesuatu pada korban yang bisa berdampak negatif bagi korban baik secara fisik maupun psikis. Perundungan terhadap anak merupakan permasalahan serius yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga pada kondisi psikis anak, bahkan dapat mempengaruhi masa depan mereka. Fenomena ini terus meningkat setiap tahunnya, sebagaimana data dari KPAI dan Polres Metro Tangerang Kota menunjukkan adanya laporan kasus perundungan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis tindak pidana perundungan terhadap anak ditinjau dari Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan studi kasus di wilayah Polres Metro Tangerang Kota. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yaitu mengkaji norma hukum yang berlaku dan dikaitkan dengan kenyataan di lapangan melalui data primer berupa wawancara dengan pihak kepolisian, penyebaran kuesioner kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak korban perundungan sudah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, namun implementasinya belum optimal. Banyak kasus diselesaikan melalui pendekatan diversi dan restorative justice, tanpa proses pidana formal, dengan alasan pelaku masih di bawah umur. Hal ini menimbulkan ketimpangan keadilan bagi korban, di mana sanksi terhadap pelaku tidak selalu sebanding dengan dampak psikologis dan sosial yang dialami korban. Hambatan yang dihadapi Polres Metro Tangerang Kota dalam menangani kasus ini meliputi keterbatasan personel di Unit PPA, kurangnya edukasi hukum kepada masyarakat, serta tidak adanya pelaporan dari pihak sekolah atau keluarga akibat rasa takut dan malu. Berdasarkan teori perlindungan hukum dari Philipus M. Hadjon dan Soerjono Soekanto, sistem hukum di Indonesia masih lebih dominan menitikberatkan pada perlindungan hukum represif daripada preventif, yang menyebabkan lemahnya pencegahan perundungan sejak dini. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan peran lembaga pendidikan dalam upaya preventif, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam menangani anak berhadapan dengan hukum, serta pembaruan kebijakan hukum yang memberikan perlindungan maksimal bagi korban perundungan anak secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan hukum, Perundungan Anak, Sistem Peradilan Pidana Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 04 Jun 2026 06:50
Last Modified: 04 Jun 2026 06:50
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19955

Actions (login required)

View Item View Item