Perlindungan Hak Asuh Anak Angkat Yang Disebabkan Perceraian Menurut Undang Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak (Studi Putusan Nomor 144/Pdt.G/2019/Pa.Srl)

Phitanda Yayang Sari, . (2025) Perlindungan Hak Asuh Anak Angkat Yang Disebabkan Perceraian Menurut Undang Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak (Studi Putusan Nomor 144/Pdt.G/2019/Pa.Srl). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (830kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (671kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (647kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (631kB)

Abstract

Perlindungan hak asuh anak angkat merupakan isu yang semakin penting dalam konteks sosial dan hukum di Indonesia. Dengan meningkatnya jumlah anak angkat yang diadopsi setiap tahunnya, perhatian terhadap hak-hak mereka menjadi semakin mendesak. Salah satu tantangan utama adalah masih adanya stigma sosial terhadap anak angkat. Banyak masyarakat yang masih memandang anak angkat dengan skeptis, yang dapat mempengaruhi proses adopsi dan integrasi mereka dalam keluarga angkat. Dengan melihat berbagai tantangan yang ada, penting untuk mengkaji kembali kebijakan dan praktik perlindungan anak dalam hukum keluarga di Indonesia. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan perlindungan anak, serta memberikan rekomendasi kepada pembuat kebijakan untuk memperkuat kerangka hukum yang ada. Penelitian ini akan membahas berbagai aspek perlindungan anak, termasuk peran keluarga, masyarakat, dan lembaga pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah apa akibat hukum dari perceraian bagi anak angkat dan bagaimana perlindungan hukum bagi anak angkat karena peceraian. Penelitian ini menggunaan yuridis normatif, menggunakan studi kasus normatif berupa produk perilaku hukum, misalnya mengkaji undang-undang dan teori-teori tentang perlindungan hak asuh anak angkat yang disebabkan perceraian. Adapun analisis data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan sifat deskriptif, yaitu penulis dalam menganalisis untuk memberikan gambaran atau pemaparan atas subjek dan objek penelitian sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan penulis. Hasil penelitian ini menemukan jika masih banyak anak angkat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pengakuan hukum atas status mereka, terutama dalam proses perceraian orang tua angkat. Pengadilan memegang peranan penting dalam menentukan hak asuh anak angkat pasca perceraian, dengan menilai kemampuan pengasuhan dan lingkungan yang paling mendukung tumbuh kembang anak. Pengadilan hendaknya mengedepankan pendekatan yang holistik dan kontekstual, dengan mempertimbangkan aspek psikologis, sosial, dan emosional anak dalam menentukan hak asuh. Tidak hanya berfokus pada aspek formal hukum atau hubungan darah semata. Selain itu, lembaga-lembaga terkait harus lebih aktif dalam memberikan advokasi dan dukungan bagi anak angkat yang terdampak perceraian, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan mendukung.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: perlindungan hak asuh; anak angkat; perceraian
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 05 May 2026 07:18
Last Modified: 05 May 2026 07:18
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19621

Actions (login required)

View Item View Item