Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Atas Wanprestasi Dalam Perjanjian Jasa Pengiklanan Berdasarkan Kitab Undang - Undang Hukum Perdata (Studi Kasus Luna.Oshop di Kota Tangerang)

Mutiara Inayah, . (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Atas Wanprestasi Dalam Perjanjian Jasa Pengiklanan Berdasarkan Kitab Undang - Undang Hukum Perdata (Studi Kasus Luna.Oshop di Kota Tangerang). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (917kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (44kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial telah melahirkan bentuk baru dalam praktik bisnis digital, salah satunya melalui penggunaan jasa endorsement oleh pelaku usaha untuk memasarkan produk. Namun, dalam pelaksanaannya tidak jarang timbul permasalahan hukum, khususnya ketika pihak influencer yang bertindak sebagai penyedia jasa pengiklanan melakukan wanprestasi atau cidera janji, sehingga menimbulkan kerugian terhadap pelaku usaha. Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai bagaimana ketentuan serta pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pelaku usaha yang dirugikan akibat wanprestasi influencer dalam perjanjian jasa pengiklanan, dengan studi kasus pada Luna.Oshop di Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi langsung, dan wawancara terhadap pihak pelaku usaha. Penelitian ini berlandaskan pada teori perlindungan hukum dan teori wanprestasi dalam hukum perdata. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menggambarkan hubungan antara norma hukum dan fakta di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus Luna.Oshop, telah terjadi wanprestasi oleh influencer karena tidak menjalankan kewajiban mempromosikan produk sesuai waktu yang diperjanjikan. Tindakan ini memenuhi unsur wanprestasi sebagaimana diatur dalam Pasal 1243 KUH Perdata dan berdampak pada kerugian baik materil maupun immateril. Perlindungan hukum terhadap pelaku usaha dapat ditempuh melalui mekanisme gugatan perdata atas dasar wanprestasi, dengan tuntutan ganti rugi atau pembatalan perjanjian. Penelitian ini juga merekomendasikan pentingnya kesepakatan tertulis yang rinci serta penggunaan pihak ketiga profesional sebagai penghubung antara pelaku usaha dan influencer, guna meminimalisir risiko hukum di masa depan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam perbandingan antara perlindungan hukum dalam perjanjian konvensional dan digital, serta meneliti efektivitas regulasi e-commerce yang berlaku dalam mencegah wanprestasi di ranah jasa pengiklanan online. Penelitian lanjutan juga dapat memperluas objek kajian pada berbagai sektor bisnis digital yang menggunakan jasa influencer.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Wanprestasi, Endorsement
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 28 Apr 2026 03:36
Last Modified: 28 Apr 2026 03:36
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19541

Actions (login required)

View Item View Item