Khumaero Afiana, . (2025) Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penyebaran Konten Judi Online Di Media Sosial Di Tinjau Dari Pasal 27 Ayat (2) Uu Ite Tahun 2024 (Studi Pada Polres Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (843kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (257kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (93kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (29kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (303kB) |
Abstract
Meningkatnya penyebaran konten bermuatan judi online di media sosial telah menjadi perhatian serius dalam penegakan hukum di era digital saat ini. Berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan X (Twitter) dimanfaatkan oleh pelaku untuk menyebarkan atau mempromosikan situs perjudian online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Tangerang Selatan terhadap pelaku penyebaran konten judi online serta kendala yang dihadapi dalam proses penegakannya. Pasal 27 ayat (2) UU ITE menjadi dasar hukum utama yang mengatur larangan penyebaran muatan perjudian secara elektronik. Manfaat penelitian ini untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang implikasi hukum terkait tindak pidana penyebaran konten judi online di media sosial, hal ini dapat membantu pengembangan kerangka hukum yang lebih efektif dalam mengatasi isu-isu tersebut. Menyediakan panduan bagi penegak hukum dan pihak berwenang dalam menangani kasus tindak pidana penyebaran konten judi online di media sosial dan untuk pihak pihak terutama pelaku penyebaran konten judi online agar mengetahui akibat hukum dari tindak pidana ini. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun upaya penegakan hukum telah dilakukan melalui patroli siber, edukasi digital, dan penindakan terhadap situs judi online, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan alat bukti elektronik, pelaku yang menggunakan identitas anonim, serta server situs yang berada di luar negeri. Hal ini menyebabkan proses penindakan belum berjalan secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kerja sama lintas instansi dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penegakan hukum; judi online; media sosial; Pasal 27 ayat (2) UU ITE |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 25 Apr 2026 02:17 |
| Last Modified: | 25 Apr 2026 02:17 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
