Tanggung Jawab Perdata Pelaku Penganiayaan Berat Terhadap Korban David Ozora Berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Analisis Putusan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel)

Gustina Klis Nadiah, . (2025) Tanggung Jawab Perdata Pelaku Penganiayaan Berat Terhadap Korban David Ozora Berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Analisis Putusan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (750kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab perdata pelaku penganiayaan berat terhadap korban. Khususnya berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), dengan studi kasus pada perkara David Ozora. Yang mana pelaku dijatuhi hukuman pidana dan dibebankan kewajiban membayar restitusi sebesar Rp25,1 miliar kepada korban. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Melalui pendekatan peraturan perundang- undangan, doktrin hukum, dan analisis putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) telah terpenuhi dalam kasus ini. Yang mana adanya perbuatan melawan hukum, kesalahan, kerugian nyata, dan hubungan kausalitas. Teori tanggung jawab perdata dan teori restitusi digunakan sebagai dasar analisis untuk menilai pemberian ganti rugi kepada korban. Selain itu, penggabungan gugatan perdata ke dalam proses pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 98 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) menjadi alternatif pemulihan hak korban secara lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan keterkaitan antara urgensi penguatan mekanisme hukum dan restitusi agar memberikan keadilan yang utuh bagi korban.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tanggung Jawab Perdata, Perbuatan Melawan Hukum, Restitusi, Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 09 Apr 2026 05:40
Last Modified: 09 Apr 2026 05:40
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19277

Actions (login required)

View Item View Item