Fitria Azzahra, . (2025) Efektivitas Penerapan Pasal 310 Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Dalam Memberikan Efek Preventif Dan Meningkatkan Kepatuhan Pengguna Jalan (Studi di Jalan Raya Puspitek – Jalan Raya Serpong Kota Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (713kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (143kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
Abstract
Fenomena pelanggaran lalu lintas akibat kelalaian pengemudi di Kota Tangerang Selatan menunjukkan rendahnya efektivitas penegakan hukum dalam memberikan efek preventif dan meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 secara normatif mengatur sanksi pidana berjenjang bagi pelaku kelalaian yang mengakibatkan kecelakaan, mulai dari kerusakan kendaraan hingga kematian, dengan tujuan menciptakan efek jera dan tertib berlalu lintas. Meskipun demikian, pelanggaran masih ditemukan karena rendahnya kesadaran hukum masyarakat dan lemahnya pengawasan serta penegakan hukum di lapangan, sehingga terdapat gap antara ketentuan hukum dan praktik pelaksanaannya. Rumusan masalah penelitian ini adalah sejauh mana penerapan Pasal 310 dapat memberikan efek preventif kepada pengguna jalan dan bagaimana pengaruhnya dalam meningkatkan kepatuhan berkendara agar pelanggaran tidak terulang di masa mendatang. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan Analisis Teori Efektivitas Hukum Lawrence M. Friedman, yang menitikberatkan pada tiga komponen utama: struktur hukum, substansi hukum, dan budaya hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substansi hukum Pasal 310 sudah memadai sebagai basis sanksi tegas, sementara struktur hukum melalui aparat kepolisian telah menjalankan fungsi penegakan dengan patroli dan tindakan hukum. Namun, budaya hukum di masyarakat masih sangat lemah, sehingga kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas belum optimal. Hal ini menyebabkan efek preventif Pasal 310 belum maksimal dalam menurunkan angka kecelakaan. Kesimpulannya, penerapan Pasal 310 UU LLAJ berpotensi mencegah pelanggaran secara hukum, tetapi efektivitasnya terbatas oleh budaya hukum yang lemah dan penegakan hukum yang inkonsisten. Perlu penguatan edukasi masyarakat, peningkatan pengawasan, serta sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat guna membangun kepatuhan berlalu lintas demi keselamatan bersama.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas Hukum, Kelalaian, Preventif |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 07:55 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 07:55 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
