Analisis Disparitas Pidana Dalam Kasus Tawuran Yang Mengakibatkan Kematian

Dhani Agustian Akbar, . (2025) Analisis Disparitas Pidana Dalam Kasus Tawuran Yang Mengakibatkan Kematian. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (930kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)

Abstract

Disparitas pidana merupakan perbedaan putusan pidana terhadap perkara yang memiliki karakteristik dan unsur hukum yang relatif sama. Dalam praktik peradilan pidana di Indonesia, disparitas ini kerap menimbulkan ketidakpastian hukum dan pertanyaan publik terkait keadilan substantif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disparitas pidana dalam kasus tawuran yang mengakibatkan kematian dengan studi perbandingan antara Putusan Nomor 444/Pid.B/2023/PN.Jkt.Tim dan Putusan Nomor 125/Pid.B/2021/PN.Cbi. Kedua perkara tersebut memiliki unsur delik yang serupa, yaitu perbuatan kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, namun menghasilkan putusan pidana yang berbeda secara signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus (case approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan, dokumen putusan, dan literatur hukum yang relevan. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan dalam penjatuhan pidana karena perbedaan pertimbangan hakim terhadap hal-hal yang meringankan dan memberatkan, termasuk usia pelaku, motif, peran dalam tindak pidana, serta dampak sosial dari perbuatan tersebut. Putusan PN Jakarta Timur menjatuhkan pidana yang lebih berat dibandingkan dengan Putusan PN Cibinong, meskipun unsur-unsur delik pembunuhan dalam konteks tawuran sama-sama terbukti secara sah dan meyakinkan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa disparitas pidana masih menjadi persoalan dalam sistem peradilan pidana Indonesia, khususnya dalam perkara yang melibatkan anak muda dalam aksi tawuran. Oleh karena itu, diperlukan adanya pedoman pemidanaan yang lebih rinci dan konsisten sebagai acuan bagi hakim agar prinsip keadilan dan kepastian hukum dapat tercapai secara seimbang.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana, Disparitas, Tawuran
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 04 Apr 2026 02:28
Last Modified: 04 Apr 2026 02:28
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19212

Actions (login required)

View Item View Item