Analisis Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Pada Anak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Analisis Putusan Nomor 355/Pid.Sus/2022/PN Cbi)

Celvin Pratama Panpel, . (2025) Analisis Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Pada Anak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Analisis Putusan Nomor 355/Pid.Sus/2022/PN Cbi). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (483kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB)

Abstract

Kekerasan pada dasarnya merupakan perbuatan yang berdampak buruk dan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, maka dari itu kekerasan bisa dikatakan suatu perbuatan kejahatan karena resiko yang ditimbulkan dari tindakan tersebut tidak berakhir positif, terlebih lagi kekerasan tersebut dilakukan pada anak oleh orang tuanya sendiri. Banyaknya kasus kekerasan yang terjadi menimpa anak dengan berbagai bentuk kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan lain sebagainya. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Apakah putusan hakim pengadilan pada putusan Nomor 355/Pid.Sus/2022/PN Cbi sudahkah memenuhi rasa keadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal peraturan perundang-undangan dll. Analisis data dilakukan dengan cara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pertanggungjawaban orang tua sebagai pelaku tindak pidana yang seharusnya melindungi anak justru membuat anak menjadi trauma atas perbuatannya sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pasal 80 ayat (1) mengatur sanksi pidana bagi pelanggar pasal 76C yaitu kurungan pidana selama 3 (tiga) tahun dan denda sebesar Rp 100.000.000. Putusan pengadilan pada putusan Nomor 355/Pid.Sus/2022/PN Cbi sudah memenuhi rasa keadilan karena sudah sesuai tuntutan oleh Penuntut Umum.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: penegakan hukum; keadilan; tindak pidana; kekerasan pada anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 01 Apr 2026 06:40
Last Modified: 01 Apr 2026 06:40
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19172

Actions (login required)

View Item View Item