Alvandra Arif Wicaksono, . (2025) Tinjauan Yuridis Terhadap Upaya Diversi Dalam Penyelesaian Perkara Anak Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Analisis Putusan PN Tangerang Nomor 18/Pid.Sus-Anak/2024/PN Tng). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (592kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (149kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (92kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (548kB) |
Abstract
Bahwa terdapat kasus anak yang berkonflik dengan hukum. Terdapat pemakaian senjata tajam oleh anak di bawah umur untuk melakukan aktivitas tawuran. Selanjutnya, kasus ini telah masuk ke dalam Peradilan anak. Jaksa penuntut umum mendakwakan anak tersebut pada pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Akan tetapi, dalam kasus pidana anak, terdapat alternatif penyelesaian sebelum pada proses persidangan. Alternatif penyelesaian tersebut adalah dengan cara diversi. Sehingga dari putusan PN Tangerang Nomor 18/Pid.Sus-Anak/204/PN Tng, dinilai belum relevan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012. Adapun Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana Kedudukan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terhadap Perselisihan Anak Berkonflik dalam Hukum? Dan Bagaimana Kedudukan Diversi Dalam Penyelesaian Perkara Anak Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Pada Putusan Pn Tangerang Nomor 18/Pid.Sus-Anak/2024/Pn Tng?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan kepustakaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal dan peraturan perundang-undangan. Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa pada Putusan PN Tangerang Nomor 18/Pid.Sus- Anak/2024/Pn Tng tidak dilakukan upaya diversi. Hal ini dibuktikan dengan fakta yuridis dalam putusan, yang tidak terdapat nomenklatur Diversi maupun restortive justice. Sehingga, terdapat kerancuan dalam melakukan perlindungan hukum kepada anak yang berhadapan dengan hukum. Padahal secara penemuan fakta, bahwa perilaku anak tidak menimbulkan korban dan dampak kerusakan. Apabila ketentuan seperti itu, maka Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 menyebutkan perlu adanya tindakan diversi, yang tujuannya untuk melindungi harkat dan martabat Anak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diversi, Sistem Peradilan Anak, Tindak Pidana Anak |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 06:55 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 06:55 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
