Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Tindak Pidana Kdrt Terhadap Anak Dibawah Umur Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Analisis Putusan Nomor 223/Pid-Sus/2020/PN.Pti)

Ahmad Ripal Maulana, . (2025) Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Tindak Pidana Kdrt Terhadap Anak Dibawah Umur Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Analisis Putusan Nomor 223/Pid-Sus/2020/PN.Pti). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi pada anak di bawah umur adalah sebuah permasalahan yang sangat serius dan memerlukan perhatian khusus dalam penerapan hukum. Anak adalah bagian dari generasi penerus bangsa, dan mereka berhak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta bebas dari kekerasan. Namun, fakta menunjukkan bahwa masih banyak kasus KDRT yang terjadi pada anak-anak, hal ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga memiliki dampak negatif yang berkepanjangan terhadap kesehatan mental dan pertumbuhan mereka. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak memberikan dasar hukum yang kuat dalam upaya melindungi anak, terutama dalam penanganan tindak pidana KDRT. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis pertimbangan yang dilakukan oleh hakim dalam memutus perkara KDRT terhadap anak di bawah umur agar dapat memastikan adilnya putusan serta melindungi anak secara maksimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini mengangkat kasus dalam Putusan Nomor 223/Pid-Sus/2020/PN.Pti sebagai objek kajian, guna menganalisis penerapan hukum dan pertimbangan Majelis Hakim dalam mengeluarkan putusan terhadap pelaku kekerasan seksual yang dilakukan terhadap anak tiri. Lingkup masalah yang dikaji dalam penelitian ini yaitu: penerapan hukum terhadap pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sesuai dengan UU Perlindungan Anak dan pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam memutus perkara kekerasan seksual dalam rumah tangga (KSDRT) sesuai Putusan Nomor 223/Pid-Sus/2020/PN.Pti. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yaitu pendekatan yang berfokus pada kajian terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, doktrin hukum, dan analisis terhadap putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam perkara ini belum sepenuhnya mencerminkan prinsip perlindungan anak yang diamanatkan undang-undang. Majelis hakim dalam memvonis pidana penjara dan denda terhadap terdakwa belum mencerminkan perlindungan maksimal terhadap anak, karena majelis hakim tidak menerapkan Pasal 81 Ayat (3) yang memuat pemberatan pidana bagi pelaku. Unsur hubungan keluarga yang seharusnya menjadi alasan pemberatan pidana tidak diterapkan secara optimal, dan hal-hal yang meringankan terdakwa dinilai terlalu dominan dalam putusan. Hal ini menimbulkan pertanyaan atas keadilan dan kepastian hukum bagi korban.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan Hakim, KDRT dan Perlindungan Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 27 Jan 2026 10:21
Last Modified: 27 Jan 2026 10:21
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18639

Actions (login required)

View Item View Item