Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Golongan I Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Cibinong Nomor 342/Pid.Sus/2024/PN.Cbi)

Aci Komalasari, . (2025) Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Golongan I Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Cibinong Nomor 342/Pid.Sus/2024/PN.Cbi). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (709kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (192kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB)

Abstract

Permasalahan narkotika di Indonesia telah mencapai tingkat yang sangat merugikan, dengan dampak yang luas terhadap masyarakat dan generasi muda. Efek adiksi memaksa dirinya hanya berkutat dalam memuaskan dahaga mengonsumsi narkoba. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana dalam putusan Nomor 342/Pid.Sus/2024/PN.Cbi serta bagaimana penerapan sanksi pidana terhadap penyalahgunaan narkotika golongan I dalam putusan Nomor 342/Pid.Sus/2024/PN.Cbi sudahkah memenuhi rasa keadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari bebagai literatur buku, jurnal, dan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif, yang dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian dalam putusan Nomor 342/Pid.Sus/2024/PN.Cbi menunjukkan bahwa terdapat kekeliruan dalam penerapan pasal oleh hakim, khususnya dalam mengklasifikasikan tindakan pelaku. Pelaku seharusnya diposisikan sebagai penyalahguna narkotika, namun dalam putusan, ia diperlakukan seolah-olah sebagai pemilik dan penyimpan narkotika. Hal ini mengindikasikan adanya kelemahan dalam penerapan hukum yang berdampak pada ketidaktepatan sanksi pidana terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Akibatnya, hal ini memengaruhi keadilan dan konsistensi dalam penegakan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teori hukum pidana, serta menjadi sumber rujukan bagi praktisi hukum, hakim, dan pembuat kebijakan dalam menangani perkara penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk memperbaiki dan meningkatkan efektivitas pemberian sanksi pidana dalam sistem peradilan pidana di Indonesia, serta mendorong reformasi yang lebih menyeluruh dalam sistem peradilan narkotika.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Narkotika; Sanksi Pidana; Hakim
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 26 Jan 2026 06:52
Last Modified: 26 Jan 2026 06:52
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18619

Actions (login required)

View Item View Item