Abdul Taher, . (2025) Perlindungan Hukum Dalam Hubungan Hukum Antara Pengemudi Dan Konsumen Layanan Berbasis Elektronik Atas Pembatalan Sepihak Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Transaksi Elektronik. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (833kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (606kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (834kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (555kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
Abstract
Penelitian ini penting untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan hukum nasional dalam sektor ekonomi digital. Hasilnya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dan aplikator (penyedia platform digital) dalam menyusun regulasi atau kebijakan internal yang berpihak kepada keadilan dan keseimbangan hak antara konsumen dan pengemudi. Selain itu, penelitian ini juga dapat memperkuat posisi pengemudi transportasi online agar tidak selalu menjadi pihak yang dirugikan akibat lemahnya perlindungan dalam sistem yang ada. Dengan demikian, transaksi elektronik dalam layanan transportasi dapat berlangsung dengan prinsip keadilan, transparansi, dan tanggung jawab yang proporsional sesuai dengan cita hukum Indonesia. Adapun penelitian ini mengangkat dua permasalahan yaitu Bagaimana akibat hukum dari pembatalan sepihak atas pesanan yang dilakukan oleh konsumen terhadap pengemudi transportasi berbasis elektronik ditinjau dari Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Bagaimana mekanisme penyelesaian perkara ketika terjadi pembatalan sepihak terhadap pengemudi transportasi berbasis elektronik ditinjau dari Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Empiris. Sumber data yang digunakan adalah Data Primer melalui studi wawancara serta studi dokumen dan Data Sekunder melalui bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana proses lahirnya perjanjian antara pengemudi dengan pengguna aplikasi dalam kegiatan pemesanan makanan serta penyelesaian terhadap ganti kerugian atas wanprestasi pengguna aplikasi berupa pembatalan orderan sepihak terhadap pengemudi. Pelaksanaannya yang terjadi pada konsumen pembelian makanan dan minuman melalui aplikasi pemesanan online sebagaimana disebut memang tidak selalu berjalan dengan baik. Terdapat pula perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan pihak lain dalam pelaksanaannya, terlebih pemesanan makanan dan minuman ini menggunakan aplikasi online, dengan kata lain konsumen tidak langsung datang ke tempat penjual makanan dan minuman yang dimaksud. Wanprestasi berarti kelalaian, kealpaan, cidera janji, tidak menepati kewajibannya dalam perjanjian. Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen terdapat hak dan kewajiban yang terdapat oleh pelaku usaha.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perjanjian Elektronik, Perlindungan Konsumen, dan UU ITE |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:17 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:17 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18616 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
