Interferensi Bahasa Di Lingkungan Pondok Pesantren Daarul Kholidin Kemang-Bogor (Kajian Sosiolinguistik)

Nadiva Ismi Wardani, . (2025) Interferensi Bahasa Di Lingkungan Pondok Pesantren Daarul Kholidin Kemang-Bogor (Kajian Sosiolinguistik). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (533kB)
[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (961kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (559kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (400kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (540kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (352kB)

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk interferensi fonologi, morfologi, dan sintaksis serta mengidentifikasi faktor penyebab interferensi bahasa di lingkungan Pondok Pesantren Daarul Kholidin Kemang-Bogor. Teori yang digunakan merupakan teori Weinreich (dalam Chaer, 2014). Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan objek tuturan santriwati kelas VIII dan guru yang mengandung interferensi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, perekaman, dan wawancara kepada santriwati kelas VIII dan guru di Pesantren untuk mengidentifikasi faktor penyebab interferensi. Analisis data dilakukan dengan metode padan dan agih untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan bentuk- bentuk interferensi. Hasil kajian, ditemukan 22 interferensi fonologi, 22 interferensi morfologi, dan 13 interferensi sintaksis. Interferensi fonologi mencakup pengurangan, penambahan, dan perubahan bunyi (fonem); interferensi morfologi melibatkan kesalahan dalam penggunaan prefiks dan sufiks; dan interferensi sintaksis terlihat dari campur kode antara bahasa daerah dan bahasa kedua. Faktor yang menyebabkan terjadinya interferensi mencakup kedwibahasaan penutur, keterbatasan kosakata, hilangnya kosakata yang jarang digunakan, kurangnya sinonim, penghargaan terhadap sumber dan gaya bahasa, serta kebiasaan menggunakan bahasa ibu. Dengan demikian, interferensi yang paling banyak ditemukan adalah interferensi fonologi dan morfologi serta faktor yang paling dominan disebabkan oleh kebiasaan menggunakan bahasa ibu.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: interferensi, pondok pesantren, sosiolinguistik
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 07 Jan 2026 07:25
Last Modified: 07 Jan 2026 07:25
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18353

Actions (login required)

View Item View Item