Atikah Asmadhila, . and Uswatun Khasanah, . (2025) Pemurnian Gliserol Hasil Produk Samping Biodiesel Dengan Metode Adsorpsi. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
1. Cover.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (477kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (729kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (834kB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (946kB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) |
|
|
Text
8. JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) |
Abstract
Gliserol merupakan produk samping utama dari proses produksi biodiesel yang masih mengandung campuran pengotor utama berupa sabun/asam lemak bebas, metanol, air, garam anorganik dan katalis sisa, serta senyawa organik non-gliserol (MONG). Oleh karena itu, gliserol perlu dimurnikan agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas berbagai jenis adsorben dalam pemurnian gliserol dari produk samping biodiesel, menentukan kondisi pemurnian yang optimal, serta mengkaji karakteristik fisik dan kimia gliserol hasil pemurnian. Sebelum dilakukan pemurnian, gliserol perlu dilakukan pretreatment terlebih dahulu. Proses pretreatment menggunakan asidifikasi dan netralisasi berperan untuk memisahkan zat pengotor utama yang terdapat dalam gliserol kasar sebelum tahap adsorpsi. Tahap pretreatment sangat penting karena mengurangi beban pengotor sehingga adsorben dapat bekerja lebih efektif dalam menghilangkan sisa pengotor organik dan meningkatkan kemurnian gliserol hasil akhir. Proses pemurnian dilakukan dengan menggunakan empat jenis adsorben yaitu bentonit, diatomaceous earth, karbon aktif, dan sekam padi, dengan variasi konsentrasi 2,5%; 5%; 7,5%; 10%; 12,5%; 15%; dan 17,5%. Pemilihan adsorben terbaik didasarkan pada nilai absorbansi hasil uji spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif merupakan adsorben paling efektif dalam menurunkan tingkat kekeruhan dan kandungan pengotor pada gliserol. Efektivitas pemurnian meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi adsorben, dengan konsentrasi 15% memberikan hasil terbaik. Selain itu, karakteristik fisik dan kimia gliserol hasil pemurnian mengalami peningkatan kejernihan dan kualitas yang mendekati standar teknis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 08:59 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 08:59 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
