Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Dalam Wacana Humor Pada Podcast Youtube Kaesang Pangarep

ANGGA DWI LESMANA, . (2025) Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Dalam Wacana Humor Pada Podcast Youtube Kaesang Pangarep. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (662kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (550kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kerja sama berdasarkan teori Grice serta fungsi humornya dalam podcast Youtube Kaesang Pangarep. Podcast sebagai media komunikasi digital sering kali memuat percakapan yang santai, spontan, dan sarat dengan unsur humor, sehingga memungkinkan terjadinya pelanggaran prinsip kerja sama, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Prinsip kerja sama yang digunakan sebagai dasar analisis adalah teori Paul Grice yang mencakup empat maksim, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, yaitu dengan menyimak tayangan podcast dan mencatat bagian-bagian tuturan yang mengandung pelanggaran maksim. Dianalisis menggunakan teori prinsip kerja sama Grice serta teori fungsi humor menurut Sujoko. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelanggaran prinsip kerja sama paling banyak terjadi pada maksim kualitas sebanyak 13 data, diikuti oleh maksim kuantitas dan relevansi masing-masing 11 data, serta cara sebanyak 6 data. Pelanggaran ini umumnya dilakukan untuk menciptakan suasana santai, lucu, dan menghibur. Dari segi fungsi humor, temuan menunjukkan bahwa fungsi menghibur muncul sebanyak 25 data, melancarkan pikiran sebanyak 21 data. Fungsi menyampaikan gagasan sebanyak 6 data, menyadarkan orang sebanyak 6 data, dan mengajak berpikir dari berbagai sudut sebanyak 3 data dan tidak ditemukan fungsi humor untuk menoleransi sesuatu atau memahami persoalan pelik. Hasil temuan ini memperlihatkan bahwa pelanggaran prinsip kerja sama dalam wacana humor tidak selalu berdampak negatif, justru bisa menghasikal tuturan yang menghibur sehingga hal ini berimplikasi pada strategi komunikasi yang efektif dalam konteks hiburan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 14 Nov 2025 03:08
Last Modified: 14 Nov 2025 03:08
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17940

Actions (login required)

View Item View Item