Implementasi Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Sebagai General Detterence Terkait Anggota Kepolisian Yang Terlibat Dalam Penyalahgunaan Narkotika (Studi Kasus Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Tangerang Selatan)

Tesalonika Maharany Manalu, . (2025) Implementasi Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia Sebagai General Detterence Terkait Anggota Kepolisian Yang Terlibat Dalam Penyalahgunaan Narkotika (Studi Kasus Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (33kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)

Abstract

Skripsi, Program Studi Hukum, Fakultas Ilmu Hukum Universitas Pamulang Tangerang Selatan. Dosen Pembimbing: Dr. Nursolihi Insani S.H., M.H. Anggota kepolisian menjadi garda terdepan untuk masyarakat dalam hal mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat. Namun justru kebalikannya, anggota kepolisian saat ini rentan terlibat dalam tindak penyalahgunaan narkotika. Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia mengatur secara jelas dan tegas terkait anggota kepolisian yang terlibat dalam suatu tindak pidana dalam hal ini tindak penyalahgunaan narkotika. Adapun permasalahan dalam penelitian yaitu apa yang menjadi penyebab anggota kepolisian yang bertugas menangani kasus narkotika dapat juga terjerat tindak pidana penyalahgunaan narkotika serta apa saja upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam mencegah terjadinya pelanggaran tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang sehingga dapat menciptakan pencegahan umum bagi instansi kepolisian di bidang narkotika. Metode dalam penelitian ini yaitu Yuridis Empiris dan memakai sumber data primer yang mana data yang didapat secara langsung dari lapangan yakni dengan melakukan wawancara, kuesioner, dan studi kepustakaan. Terdapat 2 (dua) teori yang digunakan dalam penelitian yang pertama adalah teori Differential Association yang dikemukan oleh Edwin H. Sutherland yang menjelaskan bahwa suatu perilaku kejahatan yang dilakukan oleh seseorang merupakan hasil dari apa yang seseorang tersebut pelajari dari kondisi lingkungannya kemudian ditiru. Teori yang kedua adalah teori General Detterence yang dikemukakan oleh Cessare Beccaria yang mana teori ini menekankan pencegahan kejahatan dengan mempengaruhi tingkah laku seseorang agar tidak melakukan suatu tindak pidana. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa faktor lingkungan menjadi faktor penyebab yang paling kuat mengapa anggota kepolisian bisa terlibat dalam penyalahgunaan narkotika serta meskipun Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia telah maksimal diterapkan tetapi belum bisa memberikan efek jera kepada anggota kepolisian yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Anggota Kepolisian, Penyalahgunaan Narkotika, General Detterence
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 30 Oct 2025 06:23
Last Modified: 30 Oct 2025 06:23
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17852

Actions (login required)

View Item View Item