Yudha Distrianto, . (2025) Peran Dan Hambatan Unit Turjawali Dalam Penaggu- Langan Kejahatan Jalanan Di Tinjau Dari Pasal 14 Un- Dang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 Ten- Tang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Studi Kasus Polres Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (855kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (294kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (108kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (124kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
Abstract
Kejahatan diartikan sebagai bentuk gejala sosial yang bersifat menyimpang dan merugikan bagi diri sendiri dan orang lain. Keja- hatan jalanan, yang mencakup tindakan kriminal seperti pencurian, perampokan, dan penganiayaan di ruang publik, menjadi salah satu fokus perhatian akademik dalam studi kepolisian dan keamanan publik saat ini. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran dan hambatan unit Turjawali dalam penanggulangan kejahatan jalanan di Wilayah Hukum Polres Tangerang Selatan dan untuk mengetahui hasil dari kinerja unit Turjawali dan pengaruhnya dalam penanggulangan kejahatan jal- anan di Wilayah Hukum Polres Tangerang Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris atau disebut dengan penelitian lapangan yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataannya dalam masyarakat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode normatif kuantitatif. Unit Turjawali di Polres Tangerang Selatan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalam pe- nanggulangan kejahatan jalanan. Unit ini menghadapi sejumlah hambatan yang dapat mengurangi efektivitas tugas, seperti keterbatasan sumber daya manusia, peralatan yang tidak memadai, serta tantangan dalam membangun kepercayaan masyarakat. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan dalam hal pelatihan, penga- daan peralatan yang lebih modern, serta peningkatan koordinasi antar instansi terkait dan masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan unit Turjawali dapat lebih efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Tange- rang Selatan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Unit Turjawali di Polres Tangerang Selatan telah menunjukkan kiner- ja yang signifikan dalam penanggulangan kejahatan jalanan. Melalui patroli yang lebih intensif, pemanfaatan teknologi, kolaborasi yang erat dengan masyarakat dan instansi terkait, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan, unit ini telah berhasil menciptakan rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Pasal 14 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 memberikan dasar hukum yang sangat penting bagi Unit Turjawali untuk menjalankan tugasnya, dengan kewenangan yang jelas dalam melakukan tindakan preventif dan represif. Pasal ini juga men- dorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban ling- kungan. Meskipun ada banyak pencapaian yang telah diperoleh, masih terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh Unit Turjawali, seperti keterbatasan jumlah personel dan sumber daya, serta kesulitan dalam membangun kepercayaan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kejahatan Jalanan, Unit Turjawali, Tindak Pidana |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad, S.IP |
| Date Deposited: | 29 Oct 2025 10:39 |
| Last Modified: | 29 Oct 2025 10:39 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17844 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
