Peran Kepolisian Terhadap Anak Korban Eksploitasi Ekonomi Berdasarkan Pasal 76i Dan Pasal 88 Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus POLRES Metro Jakarta Selatan)

Zahra Auliana Borman, . (2025) Peran Kepolisian Terhadap Anak Korban Eksploitasi Ekonomi Berdasarkan Pasal 76i Dan Pasal 88 Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus POLRES Metro Jakarta Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (894kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum terhadap anak dalam konteks anak yang menjadi korban eksploitasi ekonomi, dengan berfokus pada implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Anak-anak sebagai kelompok rentan memerlukan perlindungan khusus didalam masa tumbuh kembangnya, termasuk di usianya yang masih belia anak-anak harus mendapatkan peran dari orang tua mereka. Dan ternyata peneliti masih menemukan fenomena terkait anak-anak yang dijadikan korban eksploitasi dan di pekerjakan secara paksa di usia mereka yang seharusnya digunakan untuk belajar, bermain dan lain sebagainya. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 merupakan landasan hukum utama yang mengatur tentang perlindungan anak yang memiliki tujuan agar anak-anak lebih mendapatkan perlindungan yang lebih khusus untuk martabatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Empiris dengan menganalisis terkait Undang-Undang Perlindungan Anak, Teori perlindungan hukum, dan praktik implementasi eksploitasi ekonomi anak. Data dikumpulkan melalui studi lapangan dan penelusuran dokumen hukum. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak telah mengatur Hak-hak anak secara komprehensif, tantangan muncul dalam implementasi di lapangan. Kurangnya pengawasan yang kurang efektif, minimnya informasi dari masyarakat yang melihat dan mengetahui kejadian adanya tindakan tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindakan eksploitasi terhadap anak dibawah umur masih marak terjadi di wilayah tertentu, terutama di Kawasan Jakarta Selatan. Serta lebih memperhatikan anak-anak secara seksama agar anak-anak tersebut mendapatkan perlindungan yang layak dan baik sehingga kasus-kasus seperti ini menjadi berkurang. Karena anak-anak semestinya masih layak untuk mempertahankan masa depan mereka agar terjamin hidupnya kelak nanti dan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang mempunyai harkat dan martabat. Dan penelitian ini mempunyai tujuan supaya kasus eksploitasi anak ini menjadi himbauan terhadap seluruh orang tua dan masyarakat sekitar agar lebih memperhatikan anak-anaknya karena dampaknya sangatlah fatal untuk mereka. Polres Jakarta Selatan juga melakukan sosialiasi terhadap masyarakat di sekolah- sekolah, Kawasan karang taruna dan lain sebagainya. Dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut Polres Jakarta Selatan khususnya Unit PPA sangat berharap agar orang tua tidak melakukan penelantaran atau menggunakan anak mereka sebagai tempat mencari uang

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum Anak, Eksploitasi Ekonomi Anak, Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2016
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 29 Oct 2025 10:35
Last Modified: 29 Oct 2025 10:35
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17843

Actions (login required)

View Item View Item