Nalisis Yuridis Terhadap Putusan Bebas Dalam Kasus Tindak Pidana Pelecehan Seksual Terhadap Anak (Studi Kasus Putusan Nomor : 36 /Pid.Sus/2023/PN Lbb)

Silvia Buana Wulandari, . (2025) Nalisis Yuridis Terhadap Putusan Bebas Dalam Kasus Tindak Pidana Pelecehan Seksual Terhadap Anak (Studi Kasus Putusan Nomor : 36 /Pid.Sus/2023/PN Lbb). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)

Abstract

Memiliki anak dalam keluarga membawa kebahagiaan tetapi juga tanggung jawab besar bagi orang tua untuk menjaga mereka dari berbagai jenis kekerasan, termasuk pelecehan seksual. Dalam kasus nyata, putusan No. 36/PID. SUS/2023/PN/LBB menunjukkan bahwa seorang hakim menemukan Budi Satria tidak bersalah meskipun dia dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya sendiri. Ini menunjukkan bahwa Undang-Undang Perlindungan Anak tidak diterapkan dengan benar dan ada kebutuhan besar untuk memastikan bahwa hukum ditegakkan dengan lebih baik, terutama ketika tidak ada cukup saksi atau bukti. Penelitian ini melihat seberapa baik hukum diterapkan dan berfungsi dalam melindungi anak-anak, dengan menggunakan pendekatan hukum berdasarkan aturan dan standar. Studi ini menggunakan pendekatan hukum normatif untuk melihat bagaimana Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak sedang dilaksanakan, terutama ketika penyalahgunaan terjadi antara seorang anak dan ayah biologis mereka. Studi ini melihat data kualitatif dari aturan hukum, putusan pengadilan, dan tulisan terkait lainnya, serta menggunakan metode deskriptif dan analitis untuk memeriksanya. Temuan menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami pelecehan seksual, terutama ketika orang yang menyakiti mereka adalah anggota keluarga seperti orang tua, mengalami kesulitan untuk mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan melalui sistem hukum. Hal ini disebabkan oleh adanya masalah dalam penegakan hukum dan cara pengumpulan bukti. Banyak kasus penyalahgunaan anak yang mengakibatkan orang yang dituduh dinyatakan tidak bersalah, yang menunjukkan bahwa ada kebutuhan untuk memperbaiki penegakan hukum, sistem perlindungan anak, dan upaya untuk menghentikan kekerasan dengan melibatkan semua orang yang terlibat. Untuk membantu anak-anak tumbuh dengan aman dan merasa didukung, penting bagi pemerintah, organisasi amal, dan masyarakat untuk bekerja sama dan mengambil tindakan melawan risiko kekerasan seksual.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan hakim, Putusan bebas, Kekerasan seksual, Anak kandung, Perlindungan anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 24 Oct 2025 08:23
Last Modified: 24 Oct 2025 08:23
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17807

Actions (login required)

View Item View Item